Kategori: Uncategorized

  • Pradipto Atmasunu: Eksekusi Tak Bisa Ditunda Hanya karena Dalih Salah Batas

    Probolinggo, kabarbromo.com – Polemik penundaan eksekusi kembali mencuat, hal ini disebabkan viralnya peristiwa aparat Pengadilan Negeri Kraksaan dihadang massa saat akan mengeksekusi lahan sengketa, pada Kamis (25/9/2025). Salah satu dalih yang kerap dipakai adalah klaim adanya kesalahan batas obyek sengketa. Namun, pemerhati hukum Pradipto Atmasunu, SH., MH. memberikan sudut pandang hukumnya, bahwa alasan salah batas sama sekali tidak dapat dijadikan dasar hukum untuk menghentikan jalannya eksekusi.

    “Putusan yang sudah inkracht van gewijsde wajib dilaksanakan. Kalau eksekusi bisa ditunda hanya dengan alasan salah batas, maka setiap pihak bisa seenaknya menghambat pelaksanaan putusan. Itu jelas menabrak asas kepastian hukum dan meruntuhkan wibawa pengadilan,” ucap Pradipto Atmasunu, SH., MH., pada Jum’at (26/9/2025).

    Menurutnya, Ketua Pengadilan Negeri berkewajiban menjalankan putusan tanpa bisa mengubah, membatalkan, atau menunda dengan alasan teknis batas. Tugas Pengadilan dalam eksekusi hanyalah melaksanakan amar putusan sebagaimana bunyi Putusan Majelis Hakim, bukan menafsirkan ulang obyek perkara.

    Pradipto menegaskan, bagi pihak yang merasa keberatan, mekanisme hukum tetap terbuka melalui:

    1. Perlawanan pihak ketiga (derden verzet) bila ada pihak lain yang merasa haknya dilanggar.

    2. Gugatan perdata baru terkait kepemilikan atau batas tanah.

    3. Peninjauan Kembali (PK) bila ada alasan hukum yang sah.

    “Keberatan soal batas bukan ranah eksekusi. Itu harus diperjuangkan lewat perkara baru. Putusan inkracht tidak boleh diutak-atik. Panitera maupun jurusita tidak berwenang mengoreksi obyek eksekusi dengan alasan batas salah, karena itu sama saja menabrak Putusan hakim yang sudah final,” imbuhnya.

    Pradipto menilai, praktik penundaan eksekusi dengan dalih salah batas berpotensi menjadi preseden buruk, membuka celah bagi pihak kalah perkara untuk mengulur waktu, sekaligus melemahkan otoritas pengadilan. (*)

     

  • Situasi Memanas, Eksekusi Sengketa Tanah di Probolinggo Ditunda

    PROBOLINGGO, kabarbromo.com – Eksekusi lahan sengketa di Desa Alaspandan, Kecamatan Pakuniran, Kabupaten Probolinggo, yang dijadwalkan Kamis (25/9/2025), urung dilaksanakan. Langkah penundaan diambil karena suasana di lokasi memanas setelah terjadi gesekan antara warga dengan Juru Sita Pengadilan Negeri Kraksaan.

    Muchlis, Anggota Komisi I DPRD Kabupaten Probolinggo yang hadir di lokasi, menegaskan bahwa penundaan eksekusi tidak berarti pembatalan. Ia menilai, putusan pengadilan yang sudah berkekuatan hukum tetap wajib dilaksanakan, hanya saja proses pelaksanaannya harus dijalankan dengan memperhatikan nilai-nilai kemanusiaan.

    Prayuda Rudy Nurcahya, SH. selaku kuasa hukum pihak termohon eksekusi, menegaskan bahwa letak batas tanah yang dipermasalahkan belum jelas. Ia pun meminta Ketua PN Kraksaan hadir langsung di lokasi guna memastikan kebenaran posisi objek sengketa agar tidak menimbulkan kesalahan.

    Panitera Pengadilan Negeri (PN) Kraksaan, I Nyoman Sudarsana, menegaskan eksekusi tidak dibatalkan.

    “Putusan sudah inkracht sehingga wajib dilaksanakan. Penundaan ini semata karena alasan keamanan,” tegas I Nyoman.

    Menanggapi kejadian tersebut, pemerhati hukum Probolinggo, Pradipto Atmasunu, SH., MH. mengatakan Eksekusi putusan pengadilan merupakan puncak dari proses peradilan dan bentuk nyata dari asas res judicata pro veritate habetur, bahwa putusan hakim yang telah berkekuatan hukum tetap (inkracht) harus dianggap benar dan wajib dilaksanakan. Pengadilan tidak lagi berwenang membuka ruang diskusi terkait kebenaran materiil objek sengketa, termasuk mengenai batas tanah yang telah diputus.

    “Apabila pihak yang tereksekusi berkeberatan dengan dalih adanya kesalahan batas, maka mekanisme hukum yang tersedia bukanlah menghalangi eksekusi, melainkan melalui upaya hukum luar biasa (misalnya peninjauan kembali) atau gugatan perdata baru terkait objek yang dianggap tidak sesuai. Namun, keberatan tersebut tidak boleh dijadikan alasan untuk menunda, apalagi membatalkan pelaksanaan eksekusi. Kepastian hukum akan terganggu apabila eksekusi ditunda hanya karena klaim batas yang dianggap salah. Hal ini bertentangan dengan norma finalitas putusan dan efektivitas peradilan, karena akan membuka ruang bagi pihak yang kalah untuk terus mengulur waktu dan menunda pelaksanaan putusan. Oleh karena itu, meskipun terdapat klaim kesalahan batas, eksekusi harus tetap dilaksanakan sebagaimana amar putusan yang telah inkracht, demi menjamin wibawa peradilan, kepastian hukum, serta keadilan bagi pihak yang dimenangkan,” terang Pradipto (*)

  • Korupsi BOP Vaksin PMK Tak Boleh Dibiarkan: Ikuti Aliran Uang, Bongkar Aktor Besar!

    Probolinggo, kabarbromo.com – Dugaan korupsi Dana Biaya Operasional Petugas (BOP) vaksin Penyakit Mulut dan Kuku (PMK) di Dinas Pertanian Kabupaten Probolinggo makin bau amis. Sudah hampir setahun sejak penggeledahan besar-besaran dilakukan akhir 2024 oleh Kejaksaan Negeri (Kejari) Kab.Probolinggo, tak ada satu pun tersangka ditetapkan.

    Kasi Intel Kejari Probolinggo, Taufik Eka Purwanto mengatakan beberapa saksi mangkir dari panggilan.

    Kemangkiran saksi – saksi tersebut justru mempertebal kecurigaan pemerhati hukum, benarkah kasus ini benar-benar ditangani serius, atau justru sengaja diulur untuk melindungi aktor tertentu?.

    Menanggapi fenomena kasus hukum tersebut, pemerhati hukum H. Luthfi Hamid mengatakan bahwa korupsi bukan sekadar kejahatan keuangan. Ia adalah pengkhianatan terhadap rakyat, merampas hak publik, dan menggerogoti sendi-sendi negara. Karena itu, pemberantasan korupsi tidak boleh lagi terjebak pada retorika, melainkan harus tegas: ikuti aliran uang, “follow the money”.

    “Prinsip ini penting karena uang hasil korupsi tidak pernah hilang begitu saja. Ia berpindah, ditransfer, dicuci, hingga berujung pada kantong-kantong kekuasaan. Dengan menelusuri alirannya, aparat penegak hukum bisa membuka tabir siapa saja yang bermain di balik layar. Setiap rupiah dana publik yang dikorupsi meninggalkan jejak. Rekening bank, transaksi fiktif, hingga aset mewah adalah puzzle yang bisa dirangkai bila aparat berani dan serius. Tanpa strategi ini, kasus besar hanya akan berakhir dengan kambing hitam level bawah, sementara aktor intelektual tetap bebas merayakan hasil jarahannya,” tegas H. Luthfi.

    Lebih jauh H. Luthfi menekankan bahwa masyarakat menunggu keberanian aparat hukum menegakkan prinsip sederhana ini: ikuti uangnya, ungkap siapa penikmat sebenarnya. Karena dalam setiap kasus korupsi, yang terpenting bukan hanya menghitung kerugian negara, tapi memastikan pelaku utama tak bisa lagi bersembunyi di balik jabatan, jaringan, atau kuasa politik. Korupsi hanya bisa diputus jika hukum menelusuri jejak uang secara utuh. Tanpa itu, pemberantasan korupsi tak lebih dari sandiwara. (*)

  • Dinamika Pers di Era Digital: KomsiPro Desak Dewan Pers Tindak Perusahaan Media Nakal. 

    Dinamika Pers di Era Digital: KomsiPro Desak Dewan Pers Tindak Perusahaan Media Nakal. 

     

     

     

    Dunia jurnalisme di era digital kini menghadapi tantangan serius. Komunitas Media Siber Probolinggo (KomsiPro) menyoroti maraknya perusahaan media yang diduga melanggar Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 tentang Pers, khususnya terkait kesejahteraan jurnalis.

    Ketua KomsiPro, Ahmad Didin, menyampaikan keprihatinannya terhadap kondisi kerja wartawan saat ini. “Perusahaan media seharusnya mengacu pada **Pasal 10 UU Pers**, yang mengamanatkan pemberian kesejahteraan. Namun, banyak wartawan justru dibebani target setoran dan bahkan harus membayar untuk perpanjangan ID card,” ujar Didin.

    Praktik-praktik tersebut, menurutnya, dapat memicu ketidakprofesionalan dan tindakan di luar etika jurnalistik. “Dinamika ini berpotensi besar memicu tindak pidana pemerasan terhadap narasumber, baik dari kalangan sipil maupun pejabat. Hal ini sangat merugikan profesi jurnalis secara keseluruhan,” tegas Didin.

    Sebagai mantan Pemimpin Redaksi di iNews Batu, Didin berharap Dewan Pers dapat mengambil langkah konkret. “Kami meminta Dewan Pers untuk mendata dan menindak tegas perusahaan media yang tidak patuh terhadap undang-undang. Ini demi menjaga marwah profesi wartawan dan menjamin kualitas pemberitaan yang profesional,” pungkasnya. Hery

  • 5.529 UMKM Dilatih Literasi Keuangan, Pemasaran Digital dan Keamanan Siber

    5.529 UMKM Dilatih Literasi Keuangan, Pemasaran Digital dan Keamanan Siber

     

     

    KRAKSAAN – Ribuan pelaku Usaha Mikro dan Kecil (UMK) di Kabupaten Probolinggo kini menapaki level baru dalam perkembangan usahanya. Lewat program pendampingan Strive Indonesia hasil kolaborasi Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Probolinggo dan Mercy Corps Indonesia, sebanyak 5.529 pelaku UMKM berhasil mendapatkan pelatihan dan penguatan kapasitas usaha secara menyeluruh.

    Program ini menjadi bagian penting dari upaya percepatan realisasi program prioritas SAE Ekonomi yang digagas oleh Bupati dan Wakil Bupati Probolinggo serta sejalan dengan target besar pemberdayaan 300.000 UMKM oleh Mastercard Center for Inclusive Growth bersama Mercy Corps Indonesia di berbagai wilayah Indonesia.

    Dalam agenda monitoring dan evaluasi yang digelar pada Kamis (7/8/2025) di Terminak Wisata Seruni Point Kecamatan Sukapura, Mercy Corps Indonesia melaporkan bahwa program pendampingan telah menyasar ribuan pelaku usaha kecil di Kabupaten Probolinggo.

    Data menunjukkan bahwa sebanyak 5.529 UMK telah mendapatkan pelatihan literasi keuangan, pemasaran digital dan keamanan siber. Dimana 86% dari peserta adalah perempuan dan sisanya 14% adalah pengusaha pria.

    Berdasarkan sektor usaha 5.179 UMK berasal dari sektor olahan makanan dan minuman, 161 UMK di sektor fashion, 120 UMK kerajinan non furnitur dan 73 UMK dari rantai nilai pariwisata.

    Pendampingan yang diberikan Mercy Corps Indonesia tidak hanya fokus pada pelatihan teknis, tetapi juga menyentuh tiga strategi utama dalam pengembangan UMKM yang berkelanjutan.

    Yakni, go digital (mendorong transformasi digital agar pelaku UMKM mampu bersaing di pasar daring), get capital (memfasilitasi akses permodalan agar pengusaha dapat mengembangkan skala bisnisnya) serta ecosystem strengthening (membangun ekosistem usaha yang kuat dan terhubung dengan berbagai pemangku kepentingan, baik dari kalangan pemerintah, swasta, akademisi maupun komunitas).

    Kepala Dinas Koperasi, Usaha Mikro, Perdagangan dan Perindustrian (DKUPP) Kabupaten Probolinggo Taufik Alami mengungkapkan apresiasinya terhadap peran Mercy Corps Indonesia dalam mendukung pemberdayaan UMKM secara terstruktur.

    “Saya mengucapkan terima kasih tidak terhingga kepada Mercy Corps Indonesia atas kolaborasi luar biasa ini. Program ini memberikan dampak nyata bagi percepatan SAE Ekonomi di Kabupaten Probolinggo, khususnya dalam membangun strategi peningkatan kapasitas UMKM secara menyeluruh,” katanya.

    Taufik menambahkan, kerja sama ini sangat berarti karena turut membantu pemerintah dalam melakukan pendataan UMKM secara lebih detail, memetakan jenis usaha serta mengarahkan program pengembangan sesuai dengan kebutuhan riil di lapangan.

    “Pendampingan ini membantu kami memilah data berdasarkan sektor usaha mulai dari makanan, minuman, kerajinan hingga aksesoris. Dengan data yang lebih akurat, program pembinaan bisa lebih tepat sasaran,” tegasnya.

    Selain memberikan pelatihan dan akses informasi jelas Taufik, program ini juga memperkuat aspek manajerial dan jiwa kewirausahaan pelaku UMKM. “Kami tengah menyiapkan sejumlah fasilitas pendukung seperti permodalan, produksi, desain produk hingga pengurusan perizinan usaha,” jelasnya.

    Taufik menyebutkan dampak dari program ini akan terasa langsung pada pengentasan kemiskinan dan peningkatan pertumbuhan ekonomi masyarakat. “Kami yakin dengan sinergi ini, efeknya akan langsung terasa di masyarakat. Kami akan terus melanjutkan kerja sama strategis seperti ini dan meningkatkan kualitas UMKM di Kabupaten Probolinggo ke level yang lebih tinggi,” terangnya.

    Menurut Taufik, kolaborasi ini bukanlah akhir dari upaya, melainkan menjadi pintu masuk bagi pemerintah daerah untuk terus mengakselerasi UMKM naik kelas. “Kami telah merancang langkah lanjutan dengan fokus pada fasilitasi peningkatan akses pasar digital, pelatihan lanjutan kewirausahaan, fasilitasi sertifikasi dan perizinan serta konektivitas dengan lembaga pembiayaan,” pungkasnya.  Hery .

  • Gubernur Jatim dan Bupati Haris Lakukan Peletakan Keramik Pertama Renovasi Rutilahu

    Gubernur Jatim dan Bupati Haris Lakukan Peletakan Keramik Pertama Renovasi Rutilahu

     

    PAITON – Gubernur Jawa Timur Hj. Khofifah Indar Parawansa didampingi Bupati Probolinggo Gus dr. Mohammad Haris, Panglima Komando Armada II (Pangkoarmada II) Laksamana Dua TNI I G. P. Alit Jaya dan Danlantamal V Laksamana Pertama TNI Arya Delano melakukan peletakan keramik pertama renovasi Rumah Tidak Layak Huni (Rutilahu) di Dusun Gilin RT 6/RW 2 Desa Randutatah Kecamatan Paiton, Senin (4/8/2025).

    Turut mendampingi Kapolres Probolinggo AKBP M. Wahyudin Latif, sejumlah anggota DPRD Kabupaten Probolinggo, Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Probolinggo Ugas Irwanto, sejumlah Kepala OPD terkait di lingkungan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Probolinggo dan Forkopimka Paiton.

    Usai melakukan peletakan keramik pertama renovasi Rutilahu, Gubernur Khofifah, Bupati Haris, Pangkoarmada II dan Danlantamal V melakukan peninjauan ke lokasi bhakti kesehatan dan bhakti sosial.

    Dalam kesempatan tersebut, Gubernur Khofifah dan Bupati Haris menyapa masyarakat yang sedang menikmati pelayanan kesehatan yang dilayani oleh 56 tenaga kesehatan (nakes). Mereka diberi promosi kesehatan dan edukasi untuk penyakit kusta.

    Bhakti kesehatan ini memberikan pelayanan pengukuran berat badan, pengukuran tinggi badan, pemeriksaan tensi, pemeriksaan gula darah, pemeriksaan kolesterol, pemeriksaan asam urat, pemeriksaan gigi serta pemeriksaan mata dan pemberian kaca mata baca.

    Kegiatan ini diakhiri dengan penyerahan 250 paket sembako dalam kegiatan bhakti sosial. Dimana secara simbolis diserahkan oleh Gubernur Khofifah, Bupati Haris, Pangkoarmada II dan Danlantamal V Surabaya.

    Gubernur Jawa Timur Hj. Khofifah Indar Parawansa menegaskan komitmen kuat pemerintah dan TNI AL dalam meningkatkan kualitas hidup masyarakat melalui program renovasi Rumah Tidak Layak Huni (Rutilahu).

    “Tahun ini ada 300 rumah yang akan direnovasi. Rinciannya, 100 rumah di Kabupaten Probolinggo, 100 rumah di Kota Probolinggo, 70 rumah di Kabupaten Pasuruan dan 30 rumah di Kabupaten Magetan,” ujarnya.

    Khofifah menyampaikan terima kasih kepada Lantamal V Surabaya yang telah berkomitmen membangun rumah layak huni sejak 10 tahun lalu. “Harapannya, kualitas hidup masyarakat akan makin membaik dan pengentasan kemiskinan bisa lebih signifikan,” tambahnya.

    Dalam momen kemerdekaan RI ini, Khofifah mengajak seluruh masyarakat Jawa Timur mengibarkan bendera Merah Putih sepanjang Agustus. “Kami keluarkan surat edaran untuk mengibarkan Merah Putih sebanyak-banyaknya, baik di rumah, kendaraan maupun fasilitas publik,” terangnya.

    Sementara Danlantamal V Surabaya Laksamana Pertama TNI Arya Delano menegaskan program renovasi Rumah Tidak Layak Huni (Rutilahu) merupakan bentuk kepedulian nyata TNI AL terhadap masyarakat, khususnya di wilayah pesisir.

    “Hari ini merupakan hari yang sangat luar biasa karena Ibu Gubernur Jawa Timur bersama Bupati Probolinggo melaksanakan kerja sama dengan Lantamal V untuk renovasi rumah tidak layak huni,” ungkapnya.

    Menurut Arya Delano, Lantamal V mendapat tugas untuk merenovasi 300 rumah di tahun 2025 dengan rincian 100 rumah di Kabupaten Probolinggo, 100 rumah di Kota Probolinggo, 70 rumah di Kabupaten Pasuruan dan 30 rumah di Kabupaten Magetan. “Kami mentargetkan waktu pelaksanaan sekitar 90 hari. Tentunya kami bekerja sama dengan pemerintah daerah untuk pendataan dan verifikasi fisik di lapangan,” jelasnya.

    Arya berharap ke depan peran TNI AL dalam membantu masyarakat semakin luas. “Kami mohon doa agar TNI AL terus bisa aktif membantu kesulitan masyarakat, terutama di wilayah pesisir,” tegasnya.

    Sedangkan Bupati Probolinggo Gus dr. Mohammad Haris menyampaikan apresiasi atas dimulainya renovasi Rumah Tidak Layak Huni (Rutilahu) di wilayah Kabupaten Probolinggo. Program ini merupakan sinergi antara Pemerintah Provinsi (Pemprov) Jawa Timur dan Lantamal V Surabaya dalam rangka Bhakti TNI AL 2025.

    “Kami pertama-tama mengucapkan terima kasih kepada Ibu Gubernur, Pangkoarmada dan Lantamal. Kehadiran TNI Angkatan Laut di sini merupakan bentuk gotong royong antara negara dan masyarakat,” katanya.

    Menurut Bupati Haris, program renovasi Rutilahu tidak sekedar pembangunan fisik, melainkan juga membangun harapan baru bagi warga. “Ini bukan hanya soal infrastruktur, tapi juga kepedulian negara terhadap kebutuhan dasar masyarakat, salah satunya adalah rumah atau permukiman,” tambahnya.

    Bupati Haris berharap program ini bisa terus berlanjut dan sejalan dengan target pemerintah pusat yang ingin membangun tiga juta rumah dalam lima tahun ke depan. “Mudah-mudahan ke depan agar perhatian pemerintah tidak berhenti di bidang perumahan saja. Semoga berkembang ke sektor kesehatan, ekonomi dan kesejahteraan nelayan di daerah pesisir,” pungkasnya. Hery.

     

     

  • Memperingati hari kemerdekaan Republik Indonesia yang ke – 80 . Padepokan dimas kanjeng . Gelar pembukaan lomba Voleyball Rod cup 2025 . 

    Memperingati hari kemerdekaan Republik Indonesia yang ke – 80 . Padepokan dimas kanjeng . Gelar pembukaan lomba Voleyball Rod cup 2025 . 

     

     

    padepokan dimas kanjeng taat pribadi saat ini menggelar kegiatan Pembukaan Lomba voleyball Rod cup 2025 . dengan katagori junior dan katagori umum . Untuk katagori junior perlombaan tersebut diikuti oleh tim yang ada di daerah probolinggo raya. Kemudian untuk katagori umum di ikuti oleh para peserta tim sejawatimur. dalam rangka Memperingati Hari Ulang Tahun kemerdekaan Republik Indonesia yang ke – 80 . Yang digelar di depan istana padepokan dimas kanjeng Taat Pribadi. Desa gading wetan, kecamatan gading, Probolinggo.

    Yang dihadiri oleh unsur muspika kecamatan gading, pengurus PBSI. kabupaten probolinggo, manager serta pelatih dari tim Gama Indoras dan Samator. Keluarga besar padepokan dimas kanjeng dan warga setempat maupun warga dari luar daerah. Sabtu, 02/08/2025 . Malam.

     

    Dalam sambutannya ketua umum Peringatan Hari Besar Nasional ( PHBN).  Pangeran , RADENY. Mengungkapkan tahun tersebut merupakan tahun ke – tiga yang secara berturut-turut mengadakan berbagai perlombaan di setiap tahun di bulan Agustus. Dan dirinya juga menegaskan bahwa perlombaan tersebut tidak ada kaitannya dengan unsur politik .

     

    Tahun ini merupakan tahun ke -3 secara berturut-turut . Kami mengadakan berbagai perlombaan . Dalam rangka menyambut HUT kemerdekaan republik Indonesia. Dan perlu kami tegaskan kembali . Kegiatan ini tidak megandung unsur politik. Atau apapun . Perlombaan ini dari hati yang paling dalam kami beserta keluarga besar padepokan. Dan inilah bukti padepokan kita cinta terhadap negeri ini “ Ungkapnya.

    Pangeran , RADENY. Juga menyebut ada berbagai lomba yang disajikan dalam setiap tahunnya dan dari masing – masing perlombaan itu. Akan mendapat hadiah sebagai wujud Dan bentuk penghargaan kepada peserta .

    Adapun jenis lomba dalam kegiatan ini. Ada jenis tiga lomba. Yaitu lomba bola volley , lomba kesenian atau karnaval dan lomba tarik tambang. Dengan total keseluruhan hadiah seratus lima puluh juta rupiah. ( 150.000.000 ) . Tahun lalu kami sudah berjanji bahwa tahun ini akan lebih meriah lagi. Dan kami mengucapkan terima kasih kepada seluruh panitia yang sudah bekerja keras Dengan sepenuh hati demi kelancaran kegiatan Yang berlangsung pada malam. Hari ini ” . Pungkasnya lagi.

    Kemudian di sela – sela sambutan ahir . Pangeran  RADENY. juga memberikan sebuah kata- kata filsafat. Yang memberikan refleksi mendalam dan merangsang pemikiran kritis, dari sudut pandang filosofis.

    Tidak perlu berambisi agar disegani , dihormati bahkan ditakuti cukup memberi manfaat yang bermakna. Karena hinaan dan cacian , bahkan direndahkan perlu dibalas dengan tepuk tangan. ” Dalihnya.  Hery.

     

  • Peringati Harkopnas ke-78, DKUPP Potong Tumpeng dan Serahkan Penghargaan

    Peringati Harkopnas ke-78, DKUPP Potong Tumpeng dan Serahkan Penghargaan

     

     

    KRAKSAAN – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Probolinggo melalui Dinas Koperasi, Usaha Mikro, Perdagangan dan Perindustrian (DKUPP) bersama Dewan Koperasi Indonesia Daerah (Dekopinda) menggelar peringatan Hari Koperasi Nasional (Harkopnas) ke-78 tahun 2025 di Auditorium Madakaripura Kantor Bupati Probolinggo, Senin (21/7/2025).

    Kegiatan yang diikuti oleh insan koperasi, pelaku UMKM dan kepala desa (kades) ini dihadiri oleh oleh Bupati Probolinggo Gus dr. Mohammad Haris, Wakil Bupati (Wabup) Probolinggo Ra Fahmi AHZ, Wakil Ketua DPRD M. Zubaidi, Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Probolinggo Ugas Irwanto bersama sejumlah pejabat di lingkungan Pemkab Probolinggo dan Ketua Dekopinda Kabupaten Probolinggo Sugianto.

    Peringatan Harkopnas ke-78 tahun 2025 ini ditandai dengan pemotongan tumpeng oleh Bupati Haris yang diserahkan kepada Ketua Dekopinda Kabupaten Probolinggo Sugianto dan Wabup Fahmi yang diserahkan kepada Kepala DKUPP Kabupaten Probolinggo Taufik Alami.

    Dalam peringatan Harkopnas ke-78 ini juga diserahkan beragam penghargaan. Diantaranya KPRI KOPPI Semi sebagai koperasi berprestasi Kabupaten Probolinggo dengan predikat pengelolaan terbaik tahun 2024, Pengurus Daerah Probolinggo Ikatan Notaris Indonesia (INI) atas sinerginya dalam percepatan layanan akta pendirian koperasi untuk Program Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih di Kabupaten Probolinggo.

    Selanjutnya penghargaan diberikan kepada SPBKB AKR Tongas sebagai SPBU Tertib Ukur Kabupaten Probolinggo tahun 2024, PT Sasa Inti Tbk ebagai mitra tertib ukur Kabupaten Probolinggo tahun 2024, Pasa Patalan sebagai Pasar Tertib Ukur Kabupaten Probolinggo, Siti Nur Seha (Shaany Inovasi Daerah) sebagai perempuan inspiratif UMKM Kabupaten Probolinggo dalam bidang pemberdayaan ekonomi kerakyatan serta Pasar Klenang sebagai Pasar Tertib Retribusi Kabupaten Probolinggo tahun 2024.

    Peringatan Harkopnas ke-78 tahun 2025 tingkat Kabupaten Probolinggo ini juga dimeriahkan dengan pameran produk UMKM Kabupaten Probolinggo. Salah satunya produk Shaany Collagen yang masuk dalam 5 besar UMKM terbaik di Jawa Timur.

    Kepala DKUPP Kabupaten Probolinggo Taufik Alami menyampaikan komitmennya dalam mendorong penguatan kelembagaan koperasi sebagai penggerak utama ekonomi desa.

    Kegiatan ini bertujuan membangun sinergi antara pemerintah desa, pelaku usaha dan masyarakat dalam menciptakan ekosistem ekonomi yang inklusif serta mempercepat transformasi ekonomi desa menuju kesejahteraan dan keadilan,” ujarnya.

    Taufik juga mengapresiasi capaian UMKM asal Kecamatan Pakuniran Siti Nur Seha yang berhasil masuk 5 besar UMKM terbaik tingkat Jawa Timur.

    Aspek pemberdayaan dan inovasinya luar biasa. Dari perikanan ia bisa mengembangkan produk kosmetik, ini memberi nilai tambah dari hulu ke hilir,” lanjutnya.

    Menurut Taufik, Nur Seha berpotensi menembus pasar internasional setelah dilirik calon investor nasional.

    Keberhasilan ini diharapkan menjadi inspirasi bagi pelaku UMKM lain di Kabupaten Probolinggo untuk terus berkembang dan berdaya saing global,” harapnya.

    Sementara Bupati Probolinggo Gus dr. Mohammad Haris memberikan apresiasi tinggi kepada seluruh pihak yang terlibat dalam percepatan pembentukan Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih di Kabupaten Probolinggo. Termasuk DKUPP yang sangat agresif sehingga menjadi yang tercepat ke-6 di Jawa Timur.

    DKUPP benar-benar mengikuti arahan sejak awal. Percepatan ini luar biasa dan diapresiasi langsung oleh Ibu Gubernur. Termasuk digitalisasi dan pengembangan e-commerce yang tengah kita gagas,” katanya.

    Selain itu, Bupati Haris juga menyoroti keberhasilan salah satu UMKM asal Kabupaten Probolinggo milik Siti Nur Seha dari Kecamatan Pakuniran yang masuk 5 besar UMKM terbaik di Jawa Timur.

    Inovasi yang diangkat berupa pemanfaatan sisik ikan menjadi collagen dan produk turunan lainnya seperti keripik dan makanan ringan. Ini inovasi luar biasa. Di Indonesia belum ada yang melakukan hal serupa,” terangnya.

    Menurut Bupati Haris, keberhasilan ini menjadi bukti bahwa inovasi adalah kunci kemajuan UMKM.

    Saya mengajak para pelaku usaha untuk tidak takut mencoba hal baru. Jangan hanya ikut-ikutan, tetapi ciptakan peluang dari sesuatu yang belum dimanfaatkan,” tegasnya.

    Bupati Haris menegaskan capaian ini bukan hasil kerja individu, tetapi kolaborasi semua pihak dari OPD, camat, kepala desa, notaris hingga sektor swasta.

    Penghargaan sebagai Kepala Daerah Pembina Koperasi Progresif adalah bukti kerja kolektif kita bersama,” pungkasnya. Hery.

     

     

     

  • Serap Aspirasi Guru Anggota Komisi III Gelar Reses Di SMA MUHAMMAD SHODIQ.

    Serap Aspirasi Guru Anggota Komisi III Gelar Reses Di SMA MUHAMMAD SHODIQ.

     

    Habib Mohammad Amin Haddar. Atau yang akrab di panggil beb amin. Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Probolinggo .dari Partai Persatuan Pembangunan . Yang juga Ketua Fraksi Partai PPP. dan anggota Komisi III . Siang hari ini Tanggal, 17/7/2025 . kembali menggelar Reses tahap III , masa sidang III . Tahun Anggaran 2025. di SMA MUHAMMAD SHODIQ. Brani kulon, Maron , Probolinggo .

    Bersama kepala sekolah dan seluruh para guru SMA MUHAMMAD SHODIQ. Yang akan melanjutkan safari Resesnya ke desa pesawahan, kecamatan, Tiris. Yang akan dijadwalkan pada hari ini.

    Dalam sambutannya, Beb Amin . mengungkapkan kegitan Reses tersebut , untuk menyaring aspirasi. Terkait pendidikan dan ajang silaturahmi serta mendengarkan langsung apa yang menjadi keluhan para guru yang ada di SMA MUHAMMAD SHODIQ .

    Hari ini kami mengadakan diskusi dengan para guru. Yang tujuannya untuk mutu kwalitas pendidikan yang ada. Menjadi lebih baik. Apa yang menjadi keluhan dan masukan kepada kami . sudah kami terima untuk dijadikan usulan pada sidang paripurna mendatang. Karena ini merupakan bagian kami dalam hal ini komisi III. Untuk menyerap berbagai aspirasi terkait pendidikan , baik itu pengembangan pendidikan atau mutu pembelajaran “ Imbuhnya. Hery.

     

     

     

     

  • Anggota komisi III DPRD Probolinggo Gelar Reses Masa sidang III Tahun Anggaran 2025 . 

    Anggota komisi III DPRD Probolinggo Gelar Reses Masa sidang III Tahun Anggaran 2025 . 

     

    Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Probolinggo . dari Partai Persatuan Pembangunan . Yang juga Ketua Fraksi Partai (PPP) Kabupaten Probolinggo. dan anggota Komisi III . Habib Mohammad Amin Haddar . Melakukan Reses tahap III , masa sidang III . Tahun Anggaran 2025 . Yang dilaksanakan Di dua tempat. Yaitu , desa sumber dawe dan desa gerongan, kecamatan maron. Yang mana kegiatan acara tersebut berlangsung di salah satu rumah warga yang Ada di desa sumber dawe dan kegiatan yang berada di desa gerongan berlangsung di pendopo kantor desa. Yang dihadiri oleh jajaran pemerintah desa Dan puluhan warga. Selasa. 15/7/2025.

    Dalam pemaparannya pria yang akrab dipanggil beb amin tersebut. menyampaikan ucapan terima kasihnya kepada pemerintah desa. yang sudah memfasilitasi acara Reses tersebut. Sehingga apa yang menjadi usulan – usulan dari warga ditindaklanjuti dan nantinya segera terwujud.

    Kami mengucapkan terima kasih khususnya kepada kepala desa dan jajarannya. Yang memberikan fasilitas pada siang hari ini. Reses ini merupakan kewajiban sebagai anggota DPRD .dan ini juga merupakan ajang silaturahmi kepada warga. Agar apa yang menjadi keinginan warga bisa diwujudkan. Dan alhamdulilah beberapa warga tadi juga menyampaikan bahwa program – program kami sudah terlaksana . Dan yang menjadi usulan saat ini kita akan usulkan pada sidang paripurna. sehingga nantinya insyaallah terwujud “ . Imbuhnya.

    Sementara kepala desa Gerongan, Nanang . Menyambut baik adanya resses tersebut. Yang merupakan moment yang paling di nanti oleh jajaranya. Beserta warganya. Karena momentum tersebut apa yang menjadi keluhan terutama terkait pembangunan di desanya bisa tersampaikan.

    Ini moment yang sangat kami tunggu. Bersama warga kami. Karena di acara ini. Bisa kita lihat bersama tadi. Banyak beberapa usulan yang sudah disampaikan. Dan alhamdulillah program- program yang sebelumnya sudah terlaksana semua. Dan kami selaku pemerintah desa sangat mengapresiasi atas bantuan dari komisi III . Dan kami berharap bersama warga. Apa yang menjadi usulan baru pada reses hari ini . Ada beberapa usulan tadi. Yang sudah menjadi cacatan bagi komisi III .Tahun ini juga semoga terlaksana. “ . Harapnya.

     

  • Audiensi dengan Bupati Haris, Pangdam V Brawijaya Kenalkan Program BTP

    Audiensi dengan Bupati Haris, Pangdam V Brawijaya Kenalkan Program BTP

     

     

     

     

     

     

     

     

     

     

     

    SURABAYA – Suasana penuh keakraban mewarnai pertemuan antara jajaran Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Probolinggo dengan Pangdam V Brawijaya Mayjen TNI Rudy Saladin di Markas Kodam V Brawijaya, Rabu (2/7/2025).

    Audiensi ini menjadi titik awal sinergi konkret antara unsur militer dan sipil dalam mendorong percepatan pembangunan wilayah Kecamatan Tiris dan Krucil, dua kawasan potensial di Kabupaten Probolinggo.

    Tidak seperti pertemuan formal biasanya, audiensi berlangsung hangat dan penuh semangat kolaborasi. Bahkan, Mayjen Rudy sempat menjadi vokalis membawakan lagu “Jogja Istimewa” yang liriknya diubah menjadi “Probolinggo Istimewa”, mencerminkan semangat baru membangun tapal kuda Jawa Timur.

    Dalam sesi utama, Pangdam Rudy menegaskan pentingnya sinergi lintas sektor untuk menjaga stabilitas dan pertumbuhan daerah. Ia memperkenalkan program unggulan Batalyon Teritorial Pembangunan (BTP) yang akan diterapkan di wilayah Kecamatan Tiris dan Krucil.

    Program BTP akan menerjunkan 1.190 prajurit non tempur TNI ke desa-desa. Para prajurit ini membawa keahlian beragam mulai dari bidang pertanian, perikanan, peternakan hingga kesehatan masyarakat. Mereka akan menjadi mitra pembangunan desa, tidak hanya membantu infrastruktur, tetapi juga aktif dalam pemberdayaan dan edukasi masyarakat secara langsung.

    “Stabilitas keamanan dan ekonomi daerah hanya bisa dicapai lewat kerja sama lima unsur meliputi pemerintah, media, akademisi, pelaku usaha dan komunitas. Program BTP adalah bentuk nyata dari konsep tersebut,” ujar Mayjen Rudy.

    Menanggapi inisiatif ini, Bupati Probolinggo Gus dr. Mohammad Haris memberikan dukungan penuh. “Kecamatan Tiris dan Krucil sebagai kawasan kembar yang sedang dipersiapkan menjadi pusat pertumbuhan baru. Fokusnya bukan hanya infrastruktur, tetapi juga wisata dan pemberdayaan masyarakat,” katanya.

    Menurut Bupati Haris, kehadiran prajurit BTP akan memperkuat program pembangunan yang tengah digalakkan, mulai dari penguatan keamanan, infrastruktur hingga pemberdayaan ekonomi berbasis wisata dan kearifan lokal.

    “Kami juga sedang mempersiapkan Seven Lakes Festival Probolinggo Paradise 2025. Sebuah event pariwisata baru yang akan digelar November nanti. Festival ini akan memadukan keindahan alam dengan ekonomi kreatif lokal,” terangnya.

    Sinergi antara TNI dan Pemkab ini diharapkan menjadi model pembangunan desa terpadu berbasis kolaborasi. Jika berjalan sukses, Kecamatan Tiris dan Krucil bisa menjadi contoh nasional bagaimana sektor militer dapat berperan aktif dalam pemberdayaan masyarakat sipil. Hery

     

     

  • Wabup Fahmi Kunjungi Potensi Program Ketahanan Pangan Desa

    Wabup Fahmi Kunjungi Potensi Program Ketahanan Pangan Desa

     

     

    PAKUNIRAN – Sebagai rangkaian dari program Bupati dan Wakil Bupati Ngantor di Kecamatan Pakuniran, Senin (23/6/2025) Wakil Bupati (Wabup) Probolinggo Ra Fahmi AHZ didampingi Staf Ahli Bidang Hukum, Pemerintahan dan Pembangunan A’at Kardono dan Staf Ahli Bidang Kemasyarakatan dan SDM Saniwar berfokus untuk mengunjungi beberapa potensi yang merupakan program ketahan pangan desa yang ada pada wilayah Kecamatan Pakuniran.

    Kunjungan tersebut bertujuan untuk melihat secara langsung serta mengeksplorasi lebih jauh bagaimana potensi pengembangan kedepannya. Potensi tersebut diantaranya adalah Kelompok Ternak Kambing Desa Alaspandan, pengusaha exotic wood di Dusun Mergoayu Desa Pakuniran, pengrajin gula aren Desa Gunggungan Kidul, peternakan itik Desa Ranon, UMKM Tinting Jahe Desa Gunggungan Lor dan kuliner lupis khas Pakuniran.

    Di sela-sela kunjungan tersebut Wabup Fahmi juga menyempatkan berdialog dengan masyarakat Dusun Mergoayu, serap aspirasi melalui paparan BUMDes dan program ketahanan pangan Desa Pakuniran serta mengunjungi SDN Gunggungan Kidul 2. Pada kunjungan tersebut Wabup Fahmi berkesempatan membagikan peralatan dan perlengkapan sekolah bagi siswa berprestasi kelas 1 sampai dengan kelas 5.

    Wabup Probolinggo Ra Fahmi AHZ menyampaikan potensi yang ada di Kecamatan Pakuniran tidak hanya ada pada sektor agrikultur yang meliputi tanaman pangan, peternakan, perkebunan dan kehutanan, namun juga sektor wisata nature yang juga tak kalah menarik seperti air terjun antrokan, pancor beserta aliran sungainya yang eksotis.

    “Potensi alam seperti ini adalah sumber daya yang sangat memungkinkan untuk dikembangkan. Kami selaku Pemerintah Kabupaten Probolinggo akan selalu mendorong potensi-potensi wisata dan agrikultur yang ada di kecamatan-kecamatan untuk dapat dikembangkan lebih optimal sehingga dapat menunjang perekonomian masyarakat,” ungkapnya.

    Sebagian besar keluhan masyarakat yang banyak ditemui selama melakukan kunjungan kerja di wilayah Kecamatan Pakuniran adalah infrastruktur jalan. Wabup Fahmi menyampaikan sesuai dengan komitmen Pemkab Probolinggo untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat dan memajukan daerah, maka permasalahan ini menjadi prioritas yang harus diselesaikan.

    Menurut road map jalan rusak di Kabupaten Probolinggo yang telah terpetakan sepanjang 905 km, Wabup Fahmi memperkirakan tiga sampai maksimal empat tahun ke depan seluruh jalan di Kabupaten Probolinggo ini bisa menjadi jalan yang mantap.

     

    “Oleh karena itu mulai tahun depan OPD harus mengencangkan ikat pinggang. Artinya porsi anggarannya di atur secukupnya agar OPD tetap bisa melakukan pelayanan, karena prioritas utama pembangunan kita adalah menyelesaikan permasalahan infrastruktur jalan dulu,” terangnya.

    Karena tanpa infrastruktur yang mantap, tentu bicara pendidikan, bicara kesehatan dan bicara membangun perekonomian, selalu akan ada kendala. Tapi ketika infrastruktur jalan yang menjadi pondasi dasar ini bisa kita selesaikan, Insya Allah kita akan bisa mendorong semua potensi kita lebih baik lagi,” imbuhnya. Hery