
Probolinggo — Kegiatan pertemuan rutin paguyuban Gabungan Kelompok Tani (Gapoktan) se-Kecamatan Gading kembali digelar pada Senin, 17 November. 2025 . bertempat di kantor Poktan Bumi Ayu, Desa Ranuwurung, Dusun Kedung Jangkar, RT 20 RW 02. Acara yang dimulai pukul 09.00 WIB ini dihadiri oleh seluruh perwakilan kelompok tani dari setiap desa di Kecamatan Gading.
Hadir pula dalam pertemuan tersebut BABINSA 23 Gading, Penyuluh Pertanian Lapangan (PPL), serta Ketua Gapoktan Rempuni Desa Ranuwurung, Sakur, yang sekaligus menjadi tuan rumah kegiatan.
Dalam penyampaiannya, Sakur menegaskan pentingnya penguatan kapasitas petani di tengah tantangan pertanian yang semakin kompleks. Salah satu fokus utama yang dibahas ialah pengembangan pemberdayaan petani melalui pemanfaatan limbah pertanian, yang selama ini kurang dimanfaatkan secara optimal.
“Pertemuan ini membahas terkait pengembangan pemberdayaan petani sekaligus memanfaatkan limbah yang tidak bermanfaat menjadi sesuatu yang bernilai guna,” tutur Sakur selaku Ketua Kelompok Tani Bumi Ayu.
Sakur. menjelaskan bahwa limbah pertanian seperti jerami, sekam, atau sisa tanaman lainnya memiliki potensi besar untuk dikembangkan menjadi pakan ternak, kompos, hingga pupuk organik yang mampu mengurangi ketergantungan petani terhadap pupuk kimia.
Para peserta pertemuan juga berdiskusi mengenai strategi peningkatan produksi, penguatan kelembagaan kelompok tani, serta pentingnya kerja sama antar-kelompok sebagai sarana bertukar informasi dan pengalaman.
PPL Kecamatan Gading turut memberikan arahan teknis terkait metode pengolahan limbah yang efektif, sementara BABINSA 23 Gading menegaskan dukungannya terhadap setiap program yang bertujuan meningkatkan kesejahteraan petani.
Dengan adanya pertemuan rutin seperti ini, diharapkan seluruh kelompok tani di Kecamatan Gading dapat semakin solid, mandiri, dan mampu memanfaatkan potensi lokal untuk meningkatkan produktivitas dan kesejahteraan bersama.
Hery.
Probolinggo, kabarbromo.com – Kebijakan Pemerintah Kabupaten Probolinggo yang mengganti seluruh permukaan aspal di sisi Alun-Alun Kraksaan menjadi paving terus menuai kritik dari Ketua LSM Aliansi Masyarakat Peduli Probolinggo (AMPP) H. Luthfi Hamid. Kebijakan itu dinilai tidak memiliki urgensi yang jelas dan justru menghilangkan berbagai fungsi penting alun-alun sebagai ruang publik, ruang sosial, dan pendukung aktivitas keagamaan.





SDS Al-Irsyad resmi membuka Seleksi Penerimaan Murid Baru (SPMB) untuk Tahun Ajaran 2026–2027. Dalam publikasi yang ditampilkan pihak sekolah, suasana halaman sekolah tampak semarak oleh aktivitas para siswa, mulai dari barisan upacara hingga kegiatan ekstrakurikuler yang beragam.
SMP Al Irsyad Kraksaan resmi membuka pendaftaran peserta didik baru untuk Tahun Pelajaran 2026/2027. Melalui pengumuman yang dirilis sekolah, proses penerimaan dibuka melalui dua jalur, yaitu Jalur Prestasi dan Jalur Reguler, dengan format pendaftaran yang seluruhnya dilakukan secara online.

