Blog

  • Semarak OASIS 2025: Wujud Istiqamah OSIM MADITA Genggong dalam Bina Bakat Santri

    Semarak OASIS 2025: Wujud Istiqamah OSIM MADITA Genggong dalam Bina Bakat Santri

    PROBOLINGGO, KabarBromo.com – Sorotan cahaya lampu panggung menyinari halaman depan Pondok D.E SMP PZH Genggong, tempat ratusan santri berkumpul dalam semangat kebersamaan pada Sabtu malam, 11 Juli 2025. Lomba Aksi Santri (OASIS) bertajuk “Junjung Prestasi, Wujudkan Kemenangan Bersama” resmi digelar oleh Organisasi Santri Intra Madrasah (OSIM) Madrasah Diniyah Ta’limiyah (MADITA) Zainul Hasan Genggong hingga Ahad malam, 12 Juli 2025.

    Acara yang dimulai pukul 20.00 WIB hingga selesai tersebut menampilkan sejumlah lomba yang menitikberatkan pada pengembangan bakat dan minat santri, mulai dari seni, teater, hingga syair keislaman.

    Wakil Kepala Kesiswaan MADITA, Al-Ustaz Achmad Rosuli Zaid, M.Pd.I., dalam keterangannya menjelaskan bahwa kegiatan OASIS merupakan program unggulan OSIM yang rutin dilaksanakan dua kali dalam setahun, yakni seusai semester ganjil dan semester genap.

    “Tujuan utama dari kegiatan ini adalah memberi ruang bagi santri untuk mengembangkan potensi, bakat, serta minat mereka di berbagai bidang,” ujar Ustaz Rosuli.

    Adapun tiga cabang lomba yang dipertandingkan pada edisi OASIS kali ini mencerminkan semangat integrasi antara nilai keagamaan, seni, dan warisan pesantren.

    Cabang pertama adalah Tartil Al-Qur’an, yang menjadi ruang bagi para santri untuk menampilkan kemampuan membaca ayat-ayat suci Al-Qur’an dengan tajwid yang benar serta lantunan yang khusyuk. Lomba ini bukan sekadar ajang kompetisi, tetapi juga wujud kecintaan terhadap Al-Qur’an sebagai sumber utama ajaran Islam.

    Cabang kedua, yakni Lomba Nasyid Kitab Safinatun Najah, menjadi daya tarik tersendiri. Para peserta membawakan nasyid berdasarkan isi Kitab Safinatun Najah, sebuah karya monumental yang ditulis oleh Almarhum Al-‘Arif Billah Kiai Haji Mohammad Hasan Genggong. Melalui syair dan nada, para santri menyampaikan pesan-pesan fikih dasar dalam balutan seni suara yang menyentuh hati.

    Sementara itu, cabang ketiga adalah Lomba Teaterikal Puisi, yang menampilkan sisi kreatif santri dalam mengolah kata menjadi pertunjukan. Dalam cabang ini, ekspresi sastra dan emosi dipadukan dalam bentuk teatrikal yang menggugah, membawakan puisi bertema nilai-nilai keislaman, perjuangan, dan kemanusiaan.

    Ketiga cabang tersebut tidak hanya menguji kemampuan teknis para santri, tetapi juga menjadi medium pembentukan karakter serta pelestarian nilai-nilai luhur pesantren.

    Tak hanya sebagai ajang adu kreativitas, kegiatan ini juga diharapkan dapat menjadi sarana pembentukan karakter dan kepemimpinan santri.

    “Kami berharap kegiatan ini bisa terus berjalan secara istiqamah setiap tahunnya. Kami juga mohon dukungan dari seluruh wali santri, khususnya wali santri MADITA, untuk terus mendukung putra-putrinya agar aktif dalam kegiatan positif seperti ini,” imbuhnya.

    Apresiasi turut disampaikan kepada para pengurus pondok, khususnya dari Daerah E Pondok SMP dan Daerah A Pondok SMA, atas dukungan mereka terhadap keberlangsungan program tahunan ini.

    Dengan semangat kebersamaan dan dukungan penuh dari berbagai pihak, Lomba Aksi Santri 2025 ini bukan hanya menjadi panggung prestasi, tetapi juga menjadi wadah untuk menempa generasi muda yang siap menginspirasi.

  • Mesin Rumput dan Keteladanan Sang Kades: Giat Bersih Jalan Desa Petemon

    Mesin Rumput dan Keteladanan Sang Kades: Giat Bersih Jalan Desa Petemon

    PROBOLINGGO, KabarBromo66.com – Denting mesin rumput meraung pelan di sepanjang jalan utama Desa Petemon, Kecamatan Krejengan, Kabupaten Probolinggo, Jumat pagi (12 Juli 2025). Bukan sekadar suara biasa, sebab alat itu dikendalikan langsung oleh Kepala Desa Petemon, Baginda Purnomo. Ia mengenakan topi dan sepatu bot, tanpa ragu memotong semak serta rumput liar yang mulai menyentuh badan jalan.

    Bersama para perangkat desa, Baginda memimpin langsung kegiatan kebersihan lingkungan yang dilakukan secara gotong royong. Tak ada jarak antara pemimpin dan warganya. Semua membaur dalam kerja bakti demi menjaga kebersihan desa.

    “Kami ingin desa ini tetap bersih dan rapi. Kalau jalannya bersih, siapa pun yang melintas akan merasa nyaman,” ujar Baginda Purnomo.

    Perangkat Desa Petemon bersama warga membersihkan semak dan rumput liar di sepanjang jalan desa dalam giat kerja bakti rutin setiap Jumat

    Ia menegaskan bahwa kegiatan tersebut bukan hanya bagian dari program desa, melainkan juga bentuk kepedulian bersama terhadap lingkungan.

    “Semangat gotong royong ini yang ingin kami rawat terus. Jika pemimpinnya turun langsung, saya yakin perangkat dan warga akan ikut termotivasi,” imbuhnya.

    Menurut Baginda, giat kebersihan akan dijadikan agenda rutin setiap Jumat oleh pemerintah desa. Ia mengajak masyarakat agar ikut terlibat secara aktif dalam menjaga kebersihan dan keindahan lingkungan sekitar.

    “Desa yang bersih bukan hanya tanggung jawab pemerintah, tetapi juga kita semua. Kalau bukan kita yang menjaga, siapa lagi?” tutupnya.

  • Dasawarsa Penuh Cinta: Apresiasi Kepala Desa Patemon, Baginda Purnomo, atas Kiprah Majelis TaMRU pada Milad ke-10

    Dasawarsa Penuh Cinta: Apresiasi Kepala Desa Patemon, Baginda Purnomo, atas Kiprah Majelis TaMRU pada Milad ke-10

    PROBOLINGGO, KabarBromo66.com – Majelis TaMRU Genggong genap berusia sepuluh tahun. Sebuah dekade yang tak hanya mencatat waktu, tetapi juga menanamkan jejak kuat dalam pembinaan akhlak, keilmuan, dalam menuntun umat. Peringatan hari lahir ke-10 ini mengangkat tema “Dasawarsa Penuh Cinta”. Acara akan diselenggarakan di Lapangan Selogudik Wetan pada malam Kamis (10/7/2025).

    Apresiasi datang dari Kepala Desa Patemon, Baginda Purnomo. Ia menyampaikan harapannya semoga eksistensi Majelis TaMRU  membawa keberkahan dan manfaat yang luas di penjuru dunia.

    “Ied milad Majelis TaMRU, semoga keberkahan selalu mengiringi di tahun baru ini,” ujar Baginda Purnomo.

    Ia menilai, kehadiran majelis seperti TaMRU menjadi salah satu kekuatan sosial dan spiritual masyarakat desa. “Majelis ini bukan hanya tempat menimba ilmu, tetapi juga ruang memperkuat nilai-nilai kemanusiaan dan keislaman,” ujarnya.

    Majelis TaMRU yang merupakan akronim dari Majelis Ta‘līm wal Maulid Raudhatul ‘Ulūm Genggong telah menjadi wadah pendidikan keagamaan dan sholawat yang terbuka bagi semua kalangan. Di dalamnya ditanamkan ajaran Islam yang ramah, moderat, dan menjunjung tinggi nilai sosial.

    Kini, memasuki satu dekade, Majelis TaMRU tetap konsisten menjadi ruang tumbuhnya literasi spiritual serta penguatan budaya cinta ilmu.

  • Tak Ada Model Titipan PPDB SMP, Gasppol Apresiasi Kinerja Dinas Pendidikan Kota Probolinggo

    Tak Ada Model Titipan PPDB SMP, Gasppol Apresiasi Kinerja Dinas Pendidikan Kota Probolinggo

    PROBOLINGGO – Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) tahun 2025 untuk jenjang Sekolah Menengah Pertama (SMP) di Kota Probolinggo berjalan dengan lancar dan sesuai prosedur. Pemerintah Kota dan Dinas Pendidikan setempat mendapat apresiasi dari masyarakat karena pelaksanaan PPDB dinilai bersih dari praktik titip-menitip dan dilakukan secara transparan.

    Sejak dibukanya pendaftaran pada awal Juli 2025, ratusan calon wali murid telah mengakses sistem PPDB online yang tersedia secara terbuka melalui laman resmi Dinas Pendidikan Kota Probolinggo. Sistem ini memungkinkan pendaftar untuk memantau proses seleksi secara real time berdasarkan kriteria objektif: zonasi, prestasi, afirmasi, dan perpindahan tugas orang tua.

    Menurut pantauan di lapangan, suasana pendaftaran berlangsung tertib di berbagai SMP negeri. Para orang tua dan calon siswa tampak antusias mengikuti tahapan seleksi tanpa adanya kekhawatiran akan adanya “titipan” atau intervensi dari pihak tertentu.

    Sekretaris Ormas Gerakan Aksi Sosial Peduli Pendidikan dan Olahraga (Gasppol),  Probolinggo Raya Wage Adi Sostro, menyampaikan apresiasi terhadap pelaksanaan PPDB tahun ini.

    “PPDB SMP 2025 di Kota Probolinggo berjalan sangat baik dan sesuai prosedur. Tidak ada titipan. Ini bukti bahwa pemerintah serius mewujudkan pendidikan yang adil dan transparan,” ujar  Wage saat memantau proses verifikasi data calon siswa, Senin (8/7/2025).

    Ia menambahkan bahwa Gasppol telah mengawal proses PPDB selama beberapa tahun terakhir. Tahun ini dinilai paling transparan dan tertib.

    “Kami melihat langsung petugas di sekolah menjalankan tugasnya dengan integritas. Bahkan data dan hasil seleksi dapat dilihat secara terbuka. Masyarakat bisa mengakses dan menilai sendiri,” tegasnya. (Tim)

     

     

  • Probolinggo SAE Travel Mart 2025 Siap Digelar, Lima Destinasi Wisata Jadi Daya Tarik

    Probolinggo SAE Travel Mart 2025 Siap Digelar, Lima Destinasi Wisata Jadi Daya Tarik

    PROBOLINGGO, KabarBromo.com – Pemerintah Kabupaten Probolinggo bersama Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Kabupaten Probolinggo bakal menggelar kegiatan promosi wisata bertajuk Probolinggo SAE Travel Mart 2025. Acara ini dijadwalkan berlangsung selama tiga hari, mulai 11 hingga 13 September 2025.

    Event ini menjadi upaya memperkuat promosi potensi wisata daerah kepada para pelaku usaha pariwisata. Kegiatan tersebut akan melibatkan pertemuan antara buyer dan seller dari sektor wisata, sekaligus memperkenalkan ragam destinasi unggulan di wilayah Kabupaten Probolinggo.

    Beberapa destinasi wisata yang akan diperkenalkan dalam gelaran ini antara lain Jembatan Kaca Seruni Point di kawasan Bromo, Rafting Sungai Pekalen, Ranu Agung di Kecamatan Tiris, Snorkeling di Gili Ketapang, hingga Pantai Bentar di Kecamatan Gending.

    “Travel Mart ini menjadi terobosan dalam mengenalkan potensi wisata Kabupaten Probolinggo secara langsung kepada buyer dan seller pariwisata. Ini saatnya Probolinggo naik kelas,” ujar Gede Vandana Wijaya, salah satu panitia pelaksana, saat dikonfirmasi pada Selasa (8/7/2025).

    Kegiatan ini turut mendapat dukungan dari Pemerintah Kabupaten Probolinggo serta berada di bawah branding pariwisata nasional “Wonderful Indonesia”.

    Dengan agenda kolaboratif tersebut, penyelenggara berharap kegiatan ini tidak hanya mendorong pertumbuhan sektor pariwisata lokal, tetapi juga membuka peluang investasi dan kerja sama yang lebih luas dalam pengembangan ekonomi kreatif berbasis wisata.

  • Bukan Sekadar Seremonial, Ini Wujud Nyata Baznas Kabupaten Probolinggo untuk Anak Yatim

    Bukan Sekadar Seremonial, Ini Wujud Nyata Baznas Kabupaten Probolinggo untuk Anak Yatim

    PROBOLINGGO, KabarBromo.com – Sebanyak 1.600 anak yatim di Kabupaten Probolinggo menerima santunan dalam rangka Gebyar 10 Muharram 1447 H, yang digelar oleh Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Kabupaten Probolinggo di Kantor Pemerintah Kabupaten Probolinggo, Selasa (8/7/2025).

    Kegiatan yang mengusung tema “Dengan Semangat Hijrah, Kita Jaga Anak Yatim Menjadi Generasi yang Tangguh dan Handal” ini dihadiri oleh Bupati Probolinggo, Gus Haris, sejumlah kepala OPD, tokoh agama, serta ratusan anak yatim dari berbagai kecamatan.

    Ketua Baznas Kabupaten Probolinggo, Drs. H. Achmad Muzammil, menyampaikan bahwa santunan ini merupakan bentuk komitmen Baznas yang telah berjalan sejak tahun 2020 dan terus ditingkatkan setiap tahunnya. Menurutnya, program ini merupakan hasil kolaborasi antara Baznas, koordinator wilayah pendidikan, serta masyarakat.

    “Alhamdulillah, tahun ini Baznas Kabupaten Probolinggo kembali menyalurkan bantuan kepada 1.600 anak yatim. Sebanyak 1.440 anak berasal dari 24 kecamatan, dan 160 anak lainnya direncanakan untuk mengikuti program lanjutan bekerja sama dengan Baznas RI,” ungkap Muzammil.

    Ia menjelaskan, setiap anak menerima paket bantuan berupa perlengkapan sekolah seperti tas, buku tulis, pensil, pulpen, kotak alat tulis, serta uang tunai sebesar Rp100.000. Nilai bantuan per anak diperkirakan mencapai antara Rp250.000 hingga Rp400.000, tergantung kebutuhan.

    Baznas juga mengalokasikan anggaran sebesar Rp13,2 juta untuk konsumsi selama kegiatan berlangsung, berupa makanan ringan dan nasi kotak. Total dana yang digelontorkan mencapai Rp413.200.000.

    Selain pada momen 10 Muharram, program santunan untuk anak yatim ini juga dilaksanakan secara berkala dalam momentum penting lainnya, termasuk dukungan terhadap madrasah dan lembaga pendidikan nonformal.

    “Kami berharap ke depan jumlah penerima bisa meningkat hingga 2.000 anak yatim. Rencana ini juga sudah kami komunikasikan dengan Gus Haris,” kata Muzammil.

    Pihaknya juga mengimbau para muzaki agar menunaikan zakat melalui Baznas. Menurutnya, pengelolaan zakat yang terpusat akan memaksimalkan penyaluran kepada mereka yang berhak, termasuk anak yatim dan masyarakat kurang mampu.

    “Zakat bukan hanya soal kewajiban, tetapi juga tanggung jawab sosial. Jika kita lebih terorganisir, dampaknya akan lebih terasa,” tegas Muzammil.

  • Waspada Penipuan Berkedok Hibah, Bupati Probolinggo Gus Haris Ingatkan Warga Tak Tertipu Janji Manis

    Waspada Penipuan Berkedok Hibah, Bupati Probolinggo Gus Haris Ingatkan Warga Tak Tertipu Janji Manis

    PROBOLINGGO, KabarBromo.com – Sejumlah kiai dan habaib di Kabupaten Probolinggo dilaporkan menjadi korban penipuan. Modus yang digunakan adalah mengatasnamakan program hibah pesantren dari pemerintah kabupaten. Fakta ini diungkap langsung oleh Bupati Probolinggo, Gus dr. Mohammad Haris, melalui status WhatsApp pribadinya, Selasa (8/7/2025).

    Dalam unggahannya, Gus Haris menyampaikan peringatan tegas agar masyarakat tidak mudah percaya terhadap pihak-pihak yang menjanjikan bantuan hibah, tetapi disertai permintaan imbalan.

    “Waspada, nggih… Mulai banyak penipuan berkedok program hibah pesantren dari pemkab. Beberapa kiai dan habaib sudah menjadi korban,” tulis Gus Haris.

    Ia menegaskan bahwa program hibah dalam bentuk apa pun tidak dipungut biaya. Jika ditemukan pungutan liar atau permintaan uang terkait bantuan pemerintah, masyarakat diminta segera melapor kepada pihak yang berwenang.

    “Jika ada yang menawarkan jabatan dengan tarif tertentu, gas pol sikat, Boskuhhh,” tambahnya dengan gaya bahasa khas.

    Pesan tersebut menjadi peringatan penting di tengah maraknya informasi yang tidak dapat dipertanggungjawabkan dan beredar di kalangan masyarakat, khususnya pondok pesantren dan tokoh agama. Gus Haris pun menutup unggahannya dengan ucapan menyambut Tahun Baru Islam.

    “Berkah Muharam, mohon maaf lahir dan batin,” pungkasnya.

    Pemerintah Kabupaten Probolinggo mengimbau masyarakat agar tetap waspada dan hanya merujuk pada informasi resmi yang disampaikan melalui saluran pemerintah untuk menghindari potensi penipuan serupa.

  • Tausiah 10 Muharram: Haji Ahmad Sudiarto Ajak Umat Hidupkan Sunah Menyantuni Anak Yatim

    Tausiah 10 Muharram: Haji Ahmad Sudiarto Ajak Umat Hidupkan Sunah Menyantuni Anak Yatim

    PROBOLINGGO, KabarBromo.com – “Barang siapa menghidupkan sunahku, salah satunya menyantuni anak yatim, maka ia adalah kekasihku dan kelak bersamaku di surga,” ujar Pembina Majelis Taklim Al-Kautsar, Haji Ahmad Sudiarto, S.Pd., M.M., dalam tausiah yang digelar di Masjid Baiturrahman, Perumahan Sumber Taman Indah (STI), Kota Probolinggo, Senin (7/7/2025).

    Tausiah tersebut disampaikan dalam rangka memperingati 10 Muharram 1447 H. Di hadapan jemaah yang memadati masjid, Ahmad menegaskan bahwa momentum Asyura adalah saat yang tepat untuk memperkuat nilai kasih sayang, kepedulian sosial, serta semangat berbagi, khususnya kepada anak-anak yatim.

    “Nabi Muhammad sendiri adalah anak yatim. Sejak dalam kandungan, beliau telah ditinggal ayahnya. Tak lama setelah dilahirkan, ibundanya pun wafat. Maka, menyantuni anak yatim berarti meneladani perjuangan Rasulullah,” jelas pria yang biasa disapa Abah Ahmad, yang juga merupakan kepala sekolah SMAN 1 Kraksaan.

    Dalam tausiahnya, ia juga menyoroti pentingnya menghidupkan empat karakter utama sebagaimana termaktub dalam Surah Ali Imran ayat 133–135. Keempatnya adalah: suka bersedekah dalam kondisi sempit maupun lapang, mampu menahan amarah, mudah memaafkan kesalahan orang lain, dan gemar beristigfar saat melakukan kesalahan.

    “Empat hal ini adalah tiket menuju surga Allah yang luasnya seluas langit dan bumi. Maka, jangan takut kehilangan kavling surga,” ujarnya, disambut tepuk tangan hadirin.

    Menutup tausiahnya, Ahmad menyampaikan pesan spiritual dari Sayidina Ali bin Abi Thalib yang menyebutkan bahwa suatu kaum tidak akan ditimpa musibah selama mereka menjaga tiga hal: memakmurkan masjid dengan salat berjamaah, menjaga tali silaturahmi, dan memperbanyak istigfar.

    “Empat bulan mulia, termasuk Muharram ini, adalah waktu yang sangat sakral. Amal dilipatgandakan, tetapi dosa pun demikian. Maka, mari kita jaga hati, jaga amal, dan jaga lisan,” tegasnya.

    Peringatan 10 Muharram tahun ini menjadi ruang pertautan antara nilai spiritual dan sosial. Kehadiran warga, takmir, serta jemaah yang berpartisipasi aktif dalam berbagi kebahagiaan bersama anak-anak yatim menjadi bukti bahwa semangat keteladanan Rasulullah SAW masih hidup di tengah masyarakat.

  • Tak Perlu Lagi Dirujuk ke RSJ Lawang, Kini RSUD Waluyo Jati Probolinggo Miliki Bangsal Kejiwaan Sendiri

    Tak Perlu Lagi Dirujuk ke RSJ Lawang, Kini RSUD Waluyo Jati Probolinggo Miliki Bangsal Kejiwaan Sendiri

    PROBOLINGGO, KabarBromo66.com – Selama ini, pasien dengan gangguan kejiwaan di Kabupaten Probolinggo harus menempuh perjalanan jauh ke Rumah Sakit Jiwa Lawang atau Menur. Namun kini, sebuah terobosan besar mengubah segalanya.

    Selasa (1/7/2025), Bupati Probolinggo Gus dr. Mohammad Haris meresmikan Ruang Rawat Inap Psikiatri atau Bangsal Kejiwaan pertama di RSUD Waluyo Jati, disaksikan para pejabat kesehatan dan tokoh medis. Peresmian dilakukan dengan simbolik pemotongan untaian bunga, menandai babak baru layanan kesehatan jiwa di daerah ini.

    Dalam sambutannya, Bupati Haris menyebut langkah ini sebagai pencapaian luar biasa. Menurutnya, tidak semua rumah sakit memiliki semangat dan keberanian untuk membuka bangsal khusus kejiwaan. “Pasien ke sini tidak hanya butuh obat, tapi juga pelayanan prima dan harapan untuk sembuh. Saya bangga RSUD Waluyo Jati bisa mewujudkan itu,” ucapnya.

    Direktur RSUD Waluyo Jati, dr. Yessi Rahmawati, menjelaskan bangsal ini merupakan kelanjutan dari Poli Klinik Psikiatri yang sudah beroperasi setahun terakhir, didukung dokter spesialis lokal. Dengan adanya fasilitas ini, pasien jiwa tak perlu dirujuk keluar daerah untuk penanganan lebih lanjut.

    Bangsal kejiwaan ini dilengkapi tiga kamar inap ber-AC dengan enam tempat tidur, masing-masing dilengkapi teralis berpemberat demi keamanan. Tak hanya itu, tersedia pula area terbuka untuk relaksasi dan pemulihan emosional pasien.

    Peresmian bangsal ini juga dibarengi dengan peluncuran sejumlah fasilitas baru hasil konstruksi tahun 2024, termasuk paving area rumah sakit, genset 555 KVA, CSSD Laundry, dan jalur doorloop untuk menunjang kelancaran operasional RSUD.(Hendra Trisianto/Jhon Qudsi)

  • Audiensi dengan Bupati Haris, Pangdam V Brawijaya Kenalkan Program BTP

    Audiensi dengan Bupati Haris, Pangdam V Brawijaya Kenalkan Program BTP

     

     

     

     

     

     

     

     

     

     

     

    SURABAYA – Suasana penuh keakraban mewarnai pertemuan antara jajaran Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Probolinggo dengan Pangdam V Brawijaya Mayjen TNI Rudy Saladin di Markas Kodam V Brawijaya, Rabu (2/7/2025).

    Audiensi ini menjadi titik awal sinergi konkret antara unsur militer dan sipil dalam mendorong percepatan pembangunan wilayah Kecamatan Tiris dan Krucil, dua kawasan potensial di Kabupaten Probolinggo.

    Tidak seperti pertemuan formal biasanya, audiensi berlangsung hangat dan penuh semangat kolaborasi. Bahkan, Mayjen Rudy sempat menjadi vokalis membawakan lagu “Jogja Istimewa” yang liriknya diubah menjadi “Probolinggo Istimewa”, mencerminkan semangat baru membangun tapal kuda Jawa Timur.

    Dalam sesi utama, Pangdam Rudy menegaskan pentingnya sinergi lintas sektor untuk menjaga stabilitas dan pertumbuhan daerah. Ia memperkenalkan program unggulan Batalyon Teritorial Pembangunan (BTP) yang akan diterapkan di wilayah Kecamatan Tiris dan Krucil.

    Program BTP akan menerjunkan 1.190 prajurit non tempur TNI ke desa-desa. Para prajurit ini membawa keahlian beragam mulai dari bidang pertanian, perikanan, peternakan hingga kesehatan masyarakat. Mereka akan menjadi mitra pembangunan desa, tidak hanya membantu infrastruktur, tetapi juga aktif dalam pemberdayaan dan edukasi masyarakat secara langsung.

    “Stabilitas keamanan dan ekonomi daerah hanya bisa dicapai lewat kerja sama lima unsur meliputi pemerintah, media, akademisi, pelaku usaha dan komunitas. Program BTP adalah bentuk nyata dari konsep tersebut,” ujar Mayjen Rudy.

    Menanggapi inisiatif ini, Bupati Probolinggo Gus dr. Mohammad Haris memberikan dukungan penuh. “Kecamatan Tiris dan Krucil sebagai kawasan kembar yang sedang dipersiapkan menjadi pusat pertumbuhan baru. Fokusnya bukan hanya infrastruktur, tetapi juga wisata dan pemberdayaan masyarakat,” katanya.

    Menurut Bupati Haris, kehadiran prajurit BTP akan memperkuat program pembangunan yang tengah digalakkan, mulai dari penguatan keamanan, infrastruktur hingga pemberdayaan ekonomi berbasis wisata dan kearifan lokal.

    “Kami juga sedang mempersiapkan Seven Lakes Festival Probolinggo Paradise 2025. Sebuah event pariwisata baru yang akan digelar November nanti. Festival ini akan memadukan keindahan alam dengan ekonomi kreatif lokal,” terangnya.

    Sinergi antara TNI dan Pemkab ini diharapkan menjadi model pembangunan desa terpadu berbasis kolaborasi. Jika berjalan sukses, Kecamatan Tiris dan Krucil bisa menjadi contoh nasional bagaimana sektor militer dapat berperan aktif dalam pemberdayaan masyarakat sipil. Hery

     

     

  • Baginda Purnomo dan Perangkat Desa Patemon Kompak Apresiasi 79 Tahun Pengabdian Polri

    Baginda Purnomo dan Perangkat Desa Patemon Kompak Apresiasi 79 Tahun Pengabdian Polri

    Probolinggo, KabarBromo66.com – Sebuah pesan penghormatan mengalir dari Desa Patemon, Kecamatan Krejengan. Bukan sekadar ucapan biasa, namun bentuk penghargaan tulus terhadap 79 tahun pengabdian Polri menjaga keamanan dan ketertiban negeri.

    Di bawah sorotan semangat nasionalisme, Pemerintah Desa Patemon yang dipimpin Kepala Desa Baginda Purnomo menampilkan flayer khusus bertema “Polri untuk Masyarakat”. Dengan latar angka 79 yang mencolok, Kades Baginda memberikan apresiasi mendalam kepada kepolisian atas dedikasi dan keberaniannya selama hampir delapan dekade.

    “Terima kasih Polri atas kerja nyata dan keberanianmu menjaga ketertiban bangsa,” ujar Baginda Purnomo dalam pernyataan resminya, Selasa (1/7/2025).

    Tampak dalam ucapan tersebut, seluruh perangkat desa turut hadir mengenakan pakaian adat batik seragam. Mereka berdiri dan duduk bersama dalam satu barisan, mencerminkan solidaritas serta dukungan nyata dari lapisan masyarakat desa terhadap institusi kepolisian.

    Hari Bhayangkara ke-79 menjadi momentum refleksi bahwa keamanan nasional tak lepas dari peran aktif masyarakat desa. Dukungan moral seperti ini menjadi bukti bahwa Polri tetap hadir dan dihargai hingga ke akar rumput.

     

  • Malam Penuh Gengsi: Ivan Wakili KADIN Kabupaten Probolinggo di Panggung Kehormatan RADAR BROMO AWARD 2025

    Malam Penuh Gengsi: Ivan Wakili KADIN Kabupaten Probolinggo di Panggung Kehormatan RADAR BROMO AWARD 2025

    PROBOLINGGO, KabarBromo.com – Sorotan lampu menghiasi langit Paseban Sena, Senin malam (30/6/2025). Di tengah riuh tepuk tangan dan suasana penuh semangat, Kamar Dagang dan Industri (KADIN) Kabupaten Probolinggo dinobatkan sebagai penerima RADAR BROMO AWARD 2025 untuk kategori organisasi berprestasi.

    Penghargaan tersebut diterima langsung oleh Ketua KADIN Kabupaten Probolinggo, Gede Vandana Wijaya. Pria yang akrab disapa Ivan itu tampak tenang dan bersahaja saat menggenggam piagam dan trofi simbol pencapaian.

    “Penghargaan ini bukan sekadar bentuk apresiasi, tetapi merupakan pengakuan atas kerja keras seluruh pihak yang telah terlibat,” ujar Ivan saat dikonfirmasi pada Selasa (1/7/2025).

    Ia menjelaskan bahwa KADIN selama ini aktif menjalankan sejumlah program strategis, mulai dari pelatihan, inkubasi usaha, kemitraan lintas sektor, hingga penguatan sumber daya manusia di bidang vokasi. Salah satu program unggulan yang mendapat sorotan adalah Tim Koordinasi Daerah Vokasi (TKDV).

    “TKDV bukan hanya program administratif, tetapi sebuah gerakan nyata yang menyentuh langsung kebutuhan tenaga kerja dan dunia industri,” tuturnya.

    Menurut Ivan, keberhasilan mempertahankan stabilitas iklim usaha di Kabupaten Probolinggo merupakan hasil sinergi antara dunia usaha dan pemerintah daerah. Ia menilai, TKDV menjadi jembatan penting dalam menyusun peta jalan pendidikan vokasi yang relevan dengan kebutuhan industri saat ini.

    “Kami ingin terus menjadi penghubung antara dunia usaha dan dunia pendidikan vokasi. Hal ini merupakan kunci dalam meningkatkan daya saing daerah,” ungkap Ivan.

    Ivan berharap, capaian tersebut dapat memberikan dampak positif bagi masyarakat, khususnya para pelaku UMKM dan generasi muda yang sedang meniti jalan menuju dunia industri.

    “Kami percaya, selama terus berinovasi dan menjaga semangat kolaborasi, Kabupaten Probolinggo berpotensi menjadi salah satu poros pertumbuhan ekonomi baru di wilayah tapal kuda,” pungkasnya.