Blog

  • adanya kunjungan bupati dan wakil bupati probolinggo pemerintah Desa Pakuniran berharap ada perhatian. 

    adanya kunjungan bupati dan wakil bupati probolinggo pemerintah Desa Pakuniran berharap ada perhatian. 

     

     

    Adanya kunjungan bupati probolinggo yang menyapa masyarakat di wilayah Kecamatan Pakuniran. Yang bertujuan mendekatkan pelayanan publik kepada masyarakat dan memperkuat sinergi pembangunan antar wilayah.di sambut baik oleh masayarakat setempat. Kerena dengan adanya kegiatan tersebut. Masyarakat sekecamatan Pakuniran khususnya. bisa menyampaikan secara langsung apa yang menjadi problematika yang ada di desa – dedsa itu. Senin, 23/06/2025.

    Hal tersebut disambut baik oleh kepala desa Pakuniran . karena dengan adanya kunjungan tersebut warganya bisa menyapa langsung dan mengutarakan apa yang menjadi permasalahan di desa tersebut.

    ” berbicara keluhan tentunya setiap orang itu pasti punya keluhan kebetulan di desa kami ketika melihat potret yang ada. di desa pakuniran yang menjadi usulan terutama fasilitas umum . Tadi wakil bupati Probolinggo. Lora Fahmi. Titik pertama yang dikunjungi di Dusun mergoayu. dan Di sana juga ada Yayasan dan ada interaksi dialog antara wakil bupati dengan masyarakat di antara keluhan yang menjadi keluhan utama yaitu terkait jalan dan air pipanisasi. Harapan kami dari pemerintah Desa. dengan kehadiran wakil bupati Lora Fahmi di kediaman kami . Dan menyapa warga. Kami pemerintah Desa melalui interaksi tadi dialog dengan warga kami , dengan pelaku UMKM, Dan bumdes . Agar nantinya ada perhatian dari pemerintah Kabupaten melalui dinas-dinas terkait dari setiap yang diusulkan oleh masyarakat dengan keterbatasan anggran dana desa ” . Hery

     

     

     

  • adanya kunjungan bupati dan wakil bupati probolinggo pemerintah Desa Pakuniran berharap ada perhatian. 

    adanya kunjungan bupati dan wakil bupati probolinggo pemerintah Desa Pakuniran berharap ada perhatian. 

     

     

    Adanya kunjungan bupati probolinggo yang menyapa masyarakat di wilayah Kecamatan Pakuniran. Yang bertujuan mendekatkan pelayanan publik kepada masyarakat dan memperkuat sinergi pembangunan antar wilayah.di sambut baik oleh masayarakat setempat. Kerena dengan adanya kegiatan tersebut. Masyarakat sekecamatan Pakuniran khususnya. bisa menyampaikan secara langsung apa yang menjadi problematika yang ada di desa – dedsa itu. Senin, 23/06/2025.

    Hal tersebut disambut baik oleh kepala desa Pakuniran . karena dengan adanya kunjungan tersebut warganya bisa menyapa langsung dan mengutarakan apa yang menjadi permasalahan di desa tersebut.

    ” berbicara keluhan tentunya setiap orang itu pasti punya keluhan kebetulan di desa kami ketika melihat potret yang ada. di desa pakuniran yang menjadi usulan terutama fasilitas umum . Tadi wakil bupati Probolinggo. Lora Fahmi. Titik pertama yang dikunjungi di Dusun mergoayu. dan Di sana juga ada Yayasan dan ada interaksi dialog antara wakil bupati dengan masyarakat di antara keluhan yang menjadi keluhan utama yaitu terkait jalan dan air pipanisasi. Harapan kami dari pemerintah Desa. dengan kehadiran wakil bupati Lora Fahmi di kediaman kami . Dan menyapa warga. Kami pemerintah Desa melalui interaksi tadi dialog dengan warga kami , dengan pelaku UMKM, Dan bumdes . Agar nantinya ada perhatian dari pemerintah Kabupaten melalui dinas-dinas terkait dari setiap yang diusulkan oleh masyarakat dengan keterbatasan anggran dana desa ” . Hery

     

     

  • Bupati Haris dan Wabup Fahmi Ngantor di Kecamatan Pakuniran

    Bupati Haris dan Wabup Fahmi Ngantor di Kecamatan Pakuniran

     

     

     

    PAKUNIRAN – Memasuki akhir bulan Juni 2025, program “Ngantor di Kecamatan” Bupati dan Wakil Bupati (Wabup) Probolinggo berlangsung di Kecamatan Pakuniran, Senin (23/6/2025). Kegiatan ini dihadiri oleh Bupati Probolinggo Gus dr. Mohammad Haris didampingi Ketua TP PKK Kabupaten Probolinggo Ning Marisa Juwitasari Moh. Haris, SE dan Wakil Bupati (Wabup) Probolinggo Ra Fahmi AHZ didampingi Ketua III Bidang Penguatan Ketahanan Keluarga TP PKK Kabupaten Probolinggo Ning Umi Haniah Fahmi AHZ.

    Turut mendampingi sejumlah anggota DPRD Kabupaten Probolinggo, Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Probolinggo Ugas Irwanto bersama sejumlah Kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD) di lingkungan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Probolinggo.

    Kegiatan ini diawali dengan penyambutan di Kantor Kecamatan Pakuniran untuk dilakukan dialog antara Bupati Haris dan Wabup Fahmi dipandu oleh Sekda Ugas bersama dengan kepala desa dan beberapa unsur di Kecamatan Pakuniran.

    Dalam kesempatan tersebut dilakukan penyerahan santunan Jaminan Kematian (JKM) dari BPJS Ketenagakerjaan, penyerahan secara simbolis Kartu BPJS Ketenagakerjaan kepada perwakilan perangkat desa, BPD, RT, RW dan kader posyandu serta bantuan Rumah Tidak Layak Huni (RTLH) dari Dinas Perumahan, Kawasan Permukiman dan Pertanahan dan bantuan jaminan hidup ODKB (orang dengan kecacatan bekas) dari Dinas Sosial (Dinsos) Kabupaten Probolinggo.

    Bupati Probolinggo Gus dr. Mohammad Haris mengatakan program Ngantor di Kecamatan merupakan komitmen dari Pemerintah Daerah untuk lebih dekat dengan masyarakat. “Ini bagian dari ikhtiar nyata kami untuk menyerap langsung aspirasi masyarakat serta mengurai berbagai persoalan daerah,” katanya.

    Menurut Bupati Haris, dalam program Ngantor di Kecamatan ini Sekda hingga para kepala perangkat daerah turut hadir langsung di kecamatan sebagai bentuk empati dan keseriusan menyelesaikan masalah dari akar. “Kita tidak hanya menunggu laporan di kantor, tapi melihat langsung kondisi di lapangan. Ini penting agar kebijakan lebih tepat sasaran,” jelasnya.Terkait dengan pertanyaan mengenai rendahnya honorarium anggota BPD (Badan Permusyawaratan Desa), Bupati Haris mengaku sedang mengkaji kemungkinan kenaikan honor yang dibebankan melalui Alokasi Dana Desa (ADD). “Namun tetap memperhitungkan kemampuan fiskal daerah yang saat ini terbebani oleh belanja pegawai sebesar 37 persen dari total APBD,” terangnya.Tak hanya itu, infrastruktur jalan menjadi skala prioritas. Pemkab tengah mengupayakan pembangunan 905 km jalan yang memerlukan anggaran mencapai Rp1,47 triliun.

    “Kami akan gaspol dua sampai tiga tahun ke depan. Bahkan kami akan bangun pabrik paving untuk mendukung pembangunan jalan. CSR perusahaan juga kami dorong untuk mendukung infrastruktur. Termasuk anggota DPRD kami minta agar pokirnya juga untuk infrastruktur. Dalam hal ini, kepala desa juga harus memprioritaskan pembangunan infrastruktur jalan,” tegasnya.

    Bupati Haris menegaskan bahwa pemerintah daerah juga membentuk tiga Satgas besar meliputi Satgas Infrastruktur, Satgas Kemiskinan dan Satgas IPM (Indeks Pembangunan Manusia). Ketiganya melibatkan OPD, relawan dan organisasi kemasyarakatan untuk menangani isu stunting, kemiskinan ekstrem serta kualitas pendidikan dan kesehatan.“Membangun Kabupaten Probolinggo tidak bisa hanya mengandalkan Bupati dan OPD. Semua elemen harus terlibat, termasuk Muslimat, Fatayat, Kadin dan LSM. Kita harus satu gerakan, satu komitmen, untuk membangun Kabupaten Probolinggo ini lebih baik,” tambahnya.

    Sementara Wakil Bupati (Wabup) Probolinggo Ra Fahmi AHZ menambahkan bahwa sektor pendidikan keagamaan seperti Madrasah Diniyah (Madin) juga menjadi perhatian. Saat ini sedang berlangsung verifikasi ulang terhadap data Madin, karena ditemukan banyak yang fiktif. “Kami sudah koordinasi dengan Kemenag. Insyaallah dengan selesainya verifikasi, akan ada regulasi yang jelas dalam bentuk Perda Fasilitasi Pesantren,” ungkapnya. Wabup Fahmi menyebutkan, Pemkab bersama DPRD sedang membahas skema pemberian insentif bagi guru Madin dan PAUD yang akan dimulai secara bertahap mulai 2026, sesuai kemampuan keuangan daerah. “Mudah-mudahan mulai tahun 2026 bisa dilakukan secara bertahap sesuai kemampuan anggaran dari pemerintah daerah,” pungkasnya. Hery.

     

     

     

     

     

  • Ciptakan Lingkungan Bersih Dan Nyaman warga RT. 17 dan 18 desa brabe Lakukan Kerja Bakti. 

    Ciptakan Lingkungan Bersih Dan Nyaman warga RT. 17 dan 18 desa brabe Lakukan Kerja Bakti. 

     

    Dalam rangka menciptakan lingkungan bersih, indah, dan nyaman, warga dusun leduk, RT. 17 dan 18 . Desa brabe kecamatan maron, Probolinggo melaksanakan kerja bakti membersihkan jalan dan merapikan pembuangan saluran air . Serta memotong rumput yang menghalangi penglihatan para pengendara motor. yang merupakan bentuk kepedulian warga setempat . Sehingga menciptakan lingkungan yang sehat dan nyaman. Minggu , 22/06/2025.

    UMAR. salah satu koordinator bersih – bersih lingkungan tersebut mengungkapkan . Bahwa bersih – bersih tersebut merupakan inisiatif warga desa RT 17 dan 18 . Dalam menjaga kekompakan dan kebersihan lingkungan.

     

    ” Ini meruapakan inisiatif dari warga. Karena banyaknya Rumput – Rumput yang menjalar ke jalan. Sehingga nantinya dikwatirkan mengganggu kepada pengendara motor yang melintas. Dan alhamdulillah kegiatan ini. Didukung oleh beberapa donatur warga desa brabe. Dengan membelikan alat mesin pemotong rumput. Sehingga memudahkan warga dalam membersihkan Rumput- Rumput liar. Semoga ini menjadi contoh kepada yang lain. Agar lingkungan desa brabe dan sekitarnya bersih dan nyaman ” . Hery.

     

  • Bupati Haris Hadiri Pelantikan Pengkab Perbakin Probolinggo

    Bupati Haris Hadiri Pelantikan Pengkab Perbakin Probolinggo

     

     

     

    PROBOLINGGO – Bupati Probolinggo Gus dr. Mohammad Haris menghadiri Pelantikan Pengurus Kabupaten (Pengkab) Persatuan Menembak Indonesia (Perbakin) Probolinggo Masa Bakti 2025-2029 di Pendopo Prasaja Ngesti Wibawa, Sabtu (21/6/2025).

    Hadir siang itu Komandan Kodim 0820/Probolinggo Lekol Arh. Iwan Hermaya Purnawan, Kapolres Probolinggo AKBP Wisnu Wardana dan pejabat OPD terkait.

    Hadir pula Sekretaris Umum Pengurus Provinsi (Pengprov) Perbakin Jawa Timur Letkol (Purn) Suroto, Ketua Pengkab Perbakin Probolinggo Rian Novia Sandi dan perwakilan KONI Kabupaten Probolinggo.

    Pengurus Perbakin Kabupaten Probolinggo periode 2025-2029 dilantik oleh Sekretaris Umum Pengprov Perbakin Jawa Timur Suroto atas nama Ketua Pengprov Perbakin Jawa Timur.

    Perbakin Kabupaten Probolinggo terbentuk tahun 2025 atas inisiasi tokoh-tokoh di Kabupaten Probolinggo salah satunya Bupati Haris, dan masukan dari Pengurus Perbakin Provinsi Jawa Timur dengan tujuan mencetak generasi kuat dan handal serta mencetak atlet menembak Probolinggo yang mampu tampil di kancah regional, nasional hingga internasional.

    Ketua Pengkab Perbakin Probolinggo Rian Novia Sandi mengungkapkan syukur atas terbentuknya Perbakin Kabupaten Probolinggo untuk yang pertama kalinya. Rian berharap muncul atlet menembak kebanggaan Kabupaten Probolinggo. “Kepada teman-teman pengurus, saya berharap semangatnya jangan hanya pada seremonial pelantikan saja, tapi harus bisa setor prestasi, memberikan prestasi terbaik untuk Kabupaten Probolinggo,” tegasnya.

    Sekum Pengprov Perbakin Jawa Timur Suroto memberikan apresiasi dengan berdirinya Perbakin di Kabupaten Probolinggo. Suroto menyampaikan selamat atas pelantikan siang itu dan mengingatkan pengurus adalah motor dan motivator berjalannya organisasi.

    Bupati Haris pada sambutannya menyampaikan bahwa pemerintah daerah memberikan dukungan berupa lokasi tempat latihan untuk Perbakin. Kepada pengurus yang baru dilantik, Bupati Haris mengingatkan jangan hanya euforia dengan seremonial pelantikan, tetapi prestasi ke depan harus ditunjukkan.

    “Selain pencapaian prestasi, bagaimana olahraga menembak ini dikombinasikan sebagai sport tourism,” harapnya. Hery.

     

     

     

     

     

  • MA Plus Al-Kautsar Probolinggo Kukuhkan Komitmen sebagai Madrasah Digital dan Bermartabat

    MA Plus Al-Kautsar Probolinggo Kukuhkan Komitmen sebagai Madrasah Digital dan Bermartabat

    Probolinggo, KabarBromo.com — “Sinergi antara madrasah dan orang tua adalah kunci dalam membentuk karakter dan prestasi peserta didik,” ujar Kepala MA Plus Taruna Islam Al-Kautsar, Ustadz Shaleh, S.Pd.I., M.Pd., saat membuka Rapat Penerimaan Raport Semester Genap Tahun Pelajaran 2024/2025, Sabtu, 21 Juni 2025.

    Kegiatan tahunan yang digelar di lingkungan MA Plus Taruna Islam Al-Kautsar ini mengundang langsung para wali murid kelas X dan XI, serta dihadiri oleh seluruh wali kelas dan dewan guru. Rapat tersebut menjadi agenda penting dalam mengakhiri semester genap tahun pelajaran 2024/2025.

    Dalam sambutannya, Ustadz Shaleh memberikan apresiasi atas dukungan orang tua selama proses pembelajaran. Ia menekankan pentingnya kolaborasi antara pihak madrasah dan keluarga dalam mencetak generasi berprestasi yang berkarakter.

    Adapun agenda utama rapat mencakup penyampaian hasil evaluasi belajar peserta didik selama satu semester, serta sosialisasi program madrasah tahun ajaran 2025/2026. Di antaranya adalah program pembinaan karakter, penguatan digitalisasi, serta peningkatan mutu layanan pendidikan berbasis spiritual dan akademik.

    Usai rapat umum, sesi penyerahan raport dilakukan oleh masing-masing wali kelas secara langsung kepada wali murid. Momentum ini juga dimanfaatkan untuk berdialog mengenai perkembangan akademik dan kepribadian peserta didik secara individual.

    Kegiatan berlangsung dalam suasana hangat, penuh keakraban, dan membangun komunikasi yang konstruktif antara guru dan wali murid. Acara ini sekaligus menjadi media refleksi dan evaluasi bersama demi kemajuan pendidikan madrasah sesuai dengan visinya sebagai “Madrasah Digital, Hebat Bermartabat.”

    Kontributor: Ustadz Shaleh

  • Ketua Umum GEMA-HUTBA: Kunjungan ke Mahkamah Konstitusi Bukan Sekadar Wisata Edukasi, Tapi Investasi Kesadaran Hukum

    Ketua Umum GEMA-HUTBA: Kunjungan ke Mahkamah Konstitusi Bukan Sekadar Wisata Edukasi, Tapi Investasi Kesadaran Hukum

    Jakarta, 18 Juni 2025 — Ketua Umum Gerakan Mahasiswa Hukum dan Aktivis Universitas Terbuka (GEMA-HUTBA) Bandung, Encep Ridwan, menyampaikan pandangannya terkait kunjungan akademik yang dilaksanakan oleh GEMA-HUTBA ke Mahkamah Konstitusi Republik Indonesia (MK).

    Menurut Encep, kegiatan ini bukan sekadar kunjungan biasa, tetapi merupakan bagian dari upaya membentuk karakter dan kesadaran hukum mahasiswa sejak dini.

    > “Kami merancang kegiatan ini agar mahasiswa dapat melihat langsung bagaimana lembaga negara menjalankan fungsinya. Ini bukan hanya wisata edukasi, tapi investasi jangka panjang dalam membentuk cara berpikir konstitusional dan bernegara secara sadar,” ujar Encep.

    Ia menambahkan bahwa pengalaman melihat langsung ruang sidang, berinteraksi dengan pejabat MK, serta berdiskusi tentang fungsi Mahkamah Konstitusi memberikan makna tersendiri bagi mahasiswa hukum.

    > “Selama ini kita belajar dari buku, dari video, dari kuliah. Tapi ketika mahasiswa bisa berdiri langsung di ruang sidang Mahkamah Konstitusi dan berdialog dengan analis hukumnya, maka pemahaman itu menjadi nyata dan membekas. Ini yang ingin kami bangun: pengalaman yang mencerdaskan,” katanya.

    Encep juga berharap kegiatan seperti ini dapat menjadi program rutin dan menjangkau lebih banyak mahasiswa, termasuk dari program studi non-hukum.

    > “Karena memahami konstitusi bukan hanya tugas mahasiswa hukum, tapi semua warga negara. Kami ingin GEMA-HUTBA menjadi jembatan antara dunia akademik dan institusi negara,” tutup Encep Ridwan.

    Kegiatan ini diikuti oleh 100 mahasiswa UT Bandung dan didampingi dua pendamping resmi dari pihak kampus. Selain berdiskusi, peserta juga diajak berkeliling mengenal lebih dekat ruang-ruang kerja Mahkamah Konstitusi, termasuk perpustakaan dan ruang sidang pleno.

    Asep Supriana Nugraha

  • Ivan, Ketua KADIN Kabupaten Probolinggo, Dukung Rakernas LIRA, Sebut Momentum Penguatan Komitmen Bersama

    Ivan, Ketua KADIN Kabupaten Probolinggo, Dukung Rakernas LIRA, Sebut Momentum Penguatan Komitmen Bersama

    Probolinggo, KabarBromo.com – “Rakernas ini menjadi momentum penting untuk memperkuat komitmen bersama dalam membangun tata kelola yang bersih dan berintegritas,” ujar Ketua Kamar Dagang dan Industri (KADIN) Kabupaten Probolinggo, Gede Vandana Wijaya, saat menghadiri pembukaan Rakernas dan HUT ke-20 Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM) Lumbung Informasi Rakyat (LIRA), Kamis (19/6/2025).

    Ivan, sapaan akrabnya, hadir di tengah puluhan tokoh dan aktivis dari berbagai daerah. Dalam acara yang berlangsung di Whiz Bromo Hotel, Jawa Timur, tersebut, Ivan mendapat kehormatan memukul gong sebagai tanda dimulainya rangkaian kegiatan Rakernas.

    “Kami melihat LIRA sebagai mitra strategis masyarakat dalam mendorong partisipasi publik dan pengawasan kebijakan. Semangat seperti inilah yang perlu terus kita rawat dan perkuat,” tutur Ivan.

    Rakernas LIRA yang digelar pada hari itu mengusung sejumlah agenda penting, mulai dari tasyakuran 20 tahun LIRA, pengukuhan sayap organisasi, hingga diskusi panel bertema “Mampukah Indonesia Melawan Korupsi?” yang menghadirkan pemateri dari unsur kepolisian dan kejaksaan.

    Ivan berharap hasil Rakernas kali ini mampu memberikan arah yang lebih jelas dalam membangun sinergi antarlembaga demi Indonesia yang lebih baik.

    “Kami mendukung langkah-langkah strategis yang akan lahir dari forum ini, khususnya dalam upaya memperkuat nilai-nilai integritas di seluruh lini kehidupan berbangsa,” tutup Ivan.

  • DABN Probolinggo Siap Dukung Pembukaan Jalur Distance Fery

    DABN Probolinggo Siap Dukung Pembukaan Jalur Distance Fery

    PROBOLINGGO – Pertemuan ketiga PT DABN ( Delta Artha Bahari Nusantara) dan Kantor Regional ASDP  bersama tim teknis dari Cabang ASDP Lombok, Surabaya dan Banyuwangi yang digelar di DABN Probolinggo menunjukan tindak lanjut penandatanganan MoU sebelumnya.Pertemuan itu dipimpin langsung Direktur Utama PT DABN Probolinggo Andri Irawan didampingi Direktur Operasional dan Pemeliharaan Umum serta Staf Ahli. ( 18/6/2025) Rabu.

    Pihak ASDP Surabaya melalui perwakilannya Wijaya menyampaikan bahwa pelabuhan Tanjung Tembaga (Probolinggo) di nilai sudah siap bersaing dengan pelabuhan Tanjung Perak ( Surabaya) keunggulan tersebut didasarkan pada efisiensi waktu pelayaran, jalur lintasannya lebih lurus tanpa memutar akibat adanya jembatan Suramadu, ” Kedekatan dengan akses jalan tol nasional juga kondisi pelabuhan relatif bebas dari antrian bongkar muat, ” katanya.

    Sementara pimpinan ASDP Lombok, Agus mengatakan bahwa pembukaan jalur Probolinggo akan memperkuat konfigurasi rute strategis pelabuhan Gilimas , dengan potensi pengembangan lintasan Gilimas- Tanjung Perak, Gilimas – Tanjung Wangi, Gilimas – Lembar dan Gilimas – Probolinggo. ” Kombinasi efisiensi teknis dan perluasan jaringan ini dinilai mendukung pembentukan sistem pelayaran regional lebih terintegrasi dan berkelanjutan dalam kerangka besar Gerbang Baru Nusantara inisiatif strategis gubernur Jawa Timur ibu khofifah indar parawansa dan Emil Dardak wagub Jawa Timur, ” ungkapnya.

    Dari data yang terhimpun PT DABN kesiapan teknis yang solid mendukung pembukaan jalur Long Distance Fery ( LDF) Probolinggo- Lembar sejak 2022 , yaitu pengembangan Dermaga I tahap pertama dengan perpanjangan Jetty 43 meter, penambahan beaching point  dengan catatan kapal Ro – Ro rute Probolinggo – Sumenep berapa kali bersandar dengan baik sejak periode 2020 – 2022.

    Intinya dari keseluruhan proses evaluasi dan analisis teknis telah dilakukan dan terlihat jelas potensi keberhasilan kolaborasi lintas institusi mewujudkan misi besar Gerbang Baru Nusantara sudah sinergi antara PT DABN, PT PWJ,dan ASDP Indonesia Fery ( Persero) dengan didukung kehadiran tenaga ahli dari berbagai cabang kantor ASDP,

    Komitmen kuat untuk membangun konektivitas maritim yang efisiensi, berdaya saing dengan kajian menyeluruh terhadap aspek nautika, operasional, kelayakan jalur Probolinggo  – Lembar jadikan pondasi teknis yang solid menentukan arah pengembangan pelabuhan dan sistem logistik antar pulau. Semangat bersama menyatukan visi, mempercepat integrasi infrastruktur, membuka jalur perdagangan baru yang menunjukkan bahwa misi Gerbang Baru Nusantara bukan sekadar narasi pembangunan, melainkan langkah nyata menuju tranformasi konektivitas ekonomi kawasan timur Indonesia yang inklusif dan berkelanjutan. (tim)

     

     

  • Dishub Terima Kunker DPRD Kota Malang dan Kabupaten Pasuruan

    Dishub Terima Kunker DPRD Kota Malang dan Kabupaten Pasuruan

     

     

     

    PROBOLINGGO – Berbagai inovasi publik yang dilakukan oleh Dinas Perhubungan (Dishub) Kabupaten Probolinggo mengundang DPRD Kota Malang dan DPRD Kabupaten Pasuruan untuk study tiru. Selasa (17/6/2025), Dishub mendapatkan kunjungan kerja (kunker) dari Komisi C DPRD Kota Malang dan Komisi III DPRD Kabupaten Pasuruan. Kedatangannya disambut oleh Asisten Perekonomian dan Pembangunan Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Probolinggo Juwono Prasetijo Utomo bersama segenap jajaran Dishub Kabupaten Probolinggo di ruang Forum LLAJ Dishub Kabupaten Probolinggo.

    Wakil Ketua Komisi C DPRD Kota Malang Dito Arief Nurakhmadi menyampaikan maksud dari kunker ini adalah untuk silaturahmi dan menjalin hubungan kerja sama yang baik dengan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Probolinggo.

    “Kami ingin mengetahui berbagai inovasi dan program kegiatan yang dimiliki Pemerintah Kabupaten Probolinggo di bidang infrastruktur khususnya bidang perhubungan sebagai referensi bagi DPRD Kota Malang,” ujarnya.

    Hal senada juga disampaikan oleh Sekretaris Komisi C DPRD Kota Malamng H. Akhdiyat Syabril Ulum. Politisi yang berasal dari Kecamatan Kraksaan Kabupaten Probolinggo ini mengaku ikut merasa bangga dengan perkembangan Kabupaten Probolinggo khususnya wilayah Kraksaan. “Terutama dengan adanya beberapa gerbang tol di Kabupaten Probolinggo bisa memperlancar aksesibiltas dan distribusi logistik,” ungkapnya.

    Sementara Asisten Perekonomian dan Pembangunan Sekda Kabupaten Probolinggo Juwono Prasetijo Utomo menerangkan tentang pengelolaan parkir berlangganan dan non berlangganan di Kabupaten Probolinggo serta visi misi Bupati dan Wakil Probolinggo yang konsen terhadap infrastruktur kewilayahan.

    “Parkir berlangganan dan non berlangganan adalah bentuk kerjasama antara Pemerintah Kabupaten Probolinggo dengan Bappenda Provinsi Jawa Timur yang telah terbangun sejak beberapa tahun yang lalu. Selain itu, Bupati dan Wakil Bupati Probolinggo saat ini lebih memperhatikan pula terhadap komposisi bagi pembangunan infrastruktur. Jadi komposisi anggaran untuk infrastruktur saat ini sudah lebih baik dari sebelumnya,” katanya.

    Juwono menambahkan bahwa semua sama-sama belajar dari kunjungan ini. DPRD Kota Malang dan Kabupaten Pasuruan membawa berbagai referensi dan ilmu dari Kabupaten Probolinggo. Demikian juga Pemerintah Kabupaten Probolinggo memperoleh ilmu dan informasi baru dari kunjungan kerja DPRD Kota Malang dan Kabupaten Pasuruan ini. “Semoga kedepan hubungan baik ini dapat terus berlanjut dan ditingkatkan menjadi kerjasama antar daerah,” harapnya.

    Dalam kesempatan tersebut, Kasi Pemeliharaan Sarana Prasarana Dishub Kabupaten Probolinggo Sigit Wida Hartono mengungkapkan terkait berbagai inovasi dan kegiatan-kegiatan yang dimiliki oleh Dinas Perhubungan Kabupaten Probolinggo.

    Diantaranya adalah Dishub Tretan Camat, Cahaya 99, Uji KIR Portable, Layang-layang Lipat Paris, Efisiensi tagihan PJU melalui Survei, Gus Tampan, Sepintas, Nur Bunga Desa dan Dek Sasa Kembang Desa

    “Efisiensi yang pernah dilakukan Dishub beberapa tahun lalu mampu menurunkan beban tagihan listrik PJU yang semula Rp 2,3 miliar per bulan turun hingga Rp 900 juta per bulan. Hal ini setelah dilakukan survei bersama antara Dishub dengan PLN,” urainya.

    Selanjutnya di bidang pelayanan publik jelas Sigit, Dishub memiliki inovasi Layang-layang Lipat Paris yaitu Layanan Uji Kendaraan Bermotor Keliling Cepat Akurat dan Pasti Gratis yang mendekatkan pelayanan uji kendaraan kepada masyarakat khususnya bagi pelaku wisata di kawasan Bromo-Tengger-Semeru

    “Istilahnya Dishub jemput bola karena memang luas wilayah Kabupaten Probolinggo yang sangat luas sehingga pelaku wisata tersebut kesulitan untuk mengujikan kendaraannya di Balai Uji KIR di Kraksaan. Kegiatan ini kita lakukan setiap 6 bulan sekali,” terangnya.

    Selain itu, Dishub juga memiliki Inovasi Dishub Teramat SIP yaitu Dishub Tretan Camat Selalu Siap Inisiatif dan Profesional. “Melalui Dishub Teramat SIP ini, kita memiliki perwakilan sampai pada tingkat kecamatan. Kita hadir sampai dengan tingkat kecamatan dan desa. Membantu menguraikan dan menjembatani segala permasalahan perhubungan di wilayah,” pungkasnya. Hery

     

     

     

     

     

  • Kado Manis untuk Guru Diniyah: Bantuan Pemerintah Segera Mengalir di 2025

    Kado Manis untuk Guru Diniyah: Bantuan Pemerintah Segera Mengalir di 2025

    Probolinggo, KabarBromo.com — “Kegiatan ini penting untuk memastikan tidak ada kesalahan dalam proses pengajuan, serta memperkuat sinergi antara Kemenag, Pokja Madin, dan seluruh lembaga diniyah di daerah,” ujar Kepala Seksi PD Pontren Kemenag Kabupaten Probolinggo, Bapak Ansori, pada kegiatan Sosialisasi Bantuan Pemerintah untuk Guru Diniyah Swasta (BPGDS), Rabu (18/6/2025).

    Pernyataan itu menggambarkan urgensi kegiatan yang berlangsung di Aula Kantor Kemenag Kabupaten Probolinggo tersebut. Dihadiri oleh para pengelola dan operator Madrasah Diniyah (Madin) se-Kabupaten Probolinggo, kegiatan ini menjadi bagian dari langkah strategis untuk memperkuat peran Madin sebagai lembaga pendidikan keagamaan yang berkontribusi besar dalam pembentukan karakter bangsa.

    Sosialisasi yang digelar oleh Seksi Pendidikan Diniyah dan Pondok Pesantren (PD Pontren) bekerja sama dengan Kelompok Kerja Madin (Pokja Madin) ini bertujuan memberi pemahaman teknis mengenai mekanisme, persyaratan, dan alur pengajuan BPGDS untuk tahun anggaran 2025.

    Narasumber dari staf PD Pontren, Ibu Yeni, secara rinci memaparkan prosedur pengajuan agar bantuan dapat disalurkan secara tepat sasaran dan sesuai regulasi. Tak hanya itu, Pokja Madin juga menyampaikan kesiapan mereka mendampingi setiap lembaga dalam proses pengumpulan data, verifikasi dokumen, hingga input data ke sistem elektronik yang disediakan oleh Kementerian Agama.

    Sepanjang kegiatan, peserta tampak antusias. Mereka aktif mengajukan pertanyaan terkait validitas data, status NPK (Nomor Pendidik Kemenag), serta batas waktu pengajuan yang ditentukan.

    Kemenag Kabupaten Probolinggo berharap seluruh lembaga Madin dapat segera menindaklanjuti hasil sosialisasi ini, agar proses pencairan bantuan berjalan lancar dan tepat waktu.

    Melalui kegiatan ini, komitmen Kemenag dalam mendukung keberlangsungan pendidikan diniyah dan peningkatan kesejahteraan para guru kembali ditegaskan. Pemerintah berharap, program BPGDS menjadi solusi berkelanjutan dalam mendorong kualitas pendidikan keagamaan di akar rumput.

    Kontributor: Ustadz Shaleh

    Sumber: Humas Kemenag PD Pontren

  • Gede Vandana Wijaya Sebut Peresmian Kantor Baru Kadin Banyuwangi Jadi Pemantik Ekonomi Lokal

    Gede Vandana Wijaya Sebut Peresmian Kantor Baru Kadin Banyuwangi Jadi Pemantik Ekonomi Lokal

    KabarBromo.com, Banyuwangi – Di balik peresmian kantor baru Kadin Kabupaten Banyuwangi yang berlokasi di Jalan Brigjen Katamso, Senin (16/6/2025), tersimpan harapan besar akan lahirnya semangat baru bagi dunia usaha di daerah setempat.

    Peresmian tersebut bukan sekadar seremoni biasa. Kehadiran sejumlah tokoh penting, seperti Bupati Banyuwangi Ipuk Fiestiandani, Kapolresta Banyuwangi Kombes Pol Rama Samtama Putra, Ketua Kadin Kabupaten Probolinggo Gede Vandana Wijaya, serta perwakilan asosiasi usaha seperti Gapensi, REI, Hipmi, dan Apersi menandai betapa pentingnya momen ini dalam upaya penguatan ekonomi daerah.

    Ketua Kadin Banyuwangi, David Wijaya Tjoek, menegaskan bahwa pembangunan kantor baru ini merupakan jawaban atas kebutuhan organisasi yang semakin berkembang.

    “Kami berharap, dengan fasilitas yang lebih memadai, Kadin dapat semakin maksimal menjalankan peran sebagai wadah kamar dagang dan industri dari berbagai organisasi di Banyuwangi,” ujar David, seperti dikutip dari Radar Banyuwangi.

    Kehadiran Ketua Kadin Kabupaten Probolinggo, Gede Vandana Wijaya yang akrab disapa Ivan mengapresiasi pada peresmian tersebut. Ia menyatakan bahwa langkah Kadin Banyuwangi merupakan gerakan progresif.

    “Kehadiran kantor ini menjadi simbol perubahan. Semoga mampu memperkuat kolaborasi antarwilayah dan mendorong kebangkitan ekonomi lokal,” ucap Ivan penuh optimisme.

    Dengan dibukanya kantor baru ini, Kadin Banyuwangi tidak hanya ingin menciptakan ruang kerja yang representatif, tetapi juga ingin menghidupkan kembali semangat kolektif para pelaku usaha menuju perekonomian yang lebih tangguh dan adaptif.