
Probolinggo – Uji kompetensi bidang arung jeram tingkat nasional digelar di Songa Rafting, Kabupaten Probolinggo, Rabu , 20/05/2026 .Kegiatan tersebut difasilitasi oleh Kementerian Pariwisata sebagai upaya meningkatkan kualitas dan kuantitas pemandu wisata arung jeram, khususnya di Kabupaten Probolinggo yang dikenal memiliki potensi wisata sungai kelas nasional.
Kegiatan ini diikuti para pemandu wisata arung jeram dari berbagai daerah dan menjadi bagian dari penguatan standar kompetensi sumber daya manusia sektor pariwisata, terutama wisata minat khusus arung jeram yang terus berkembang di Indonesia.
Ketua Lembaga Sertifikasi Pariwisata Nasional, Hari Setiyono menyampaikan bahwa kegiatan tersebut merupakan bentuk dukungan nyata dari Kementerian Pariwisata untuk menjaga kualitas layanan wisata arung jeram di Indonesia.
“Uji kompetensi ini difasilitasi oleh Kementerian Pariwisata guna meningkatkan kualitas dan kuantitas para pemandu wisata arung jeram, khususnya di Kabupaten Probolinggo. Mengingat arung jeram merupakan salah satu wisata bergengsi, baik untuk wisatawan nasional maupun internasional, maka kita wajib terus mendorong agar tetap menjadi tujuan wisatawan dalam negeri maupun luar negeri,” ujarnya.
Menurutnya, keberadaan pemandu wisata yang memiliki kompetensi dan sertifikasi resmi sangat penting dalam menunjang keamanan, kenyamanan, dan profesionalitas pelayanan kepada wisatawan.

Sementara itu, penggiat sekaligus perintis wisata arung jeram Sungai Pekalen, Tri Harsono menyambut baik pelaksanaan kegiatan tersebut. Ia menilai uji kompetensi menjadi langkah strategis untuk meningkatkan kemampuan para pemandu wisata yang selama ini menjadi ujung tombak pelayanan wisata arung jeram di Probolinggo.
“Kami menyambut baik kegiatan ini karena sangat bermanfaat untuk meningkatkan kualitas dan kuantitas para pemandu kami, khususnya di Songa Rafting. Dengan adanya sertifikasi dan peningkatan kompetensi, diharapkan pelayanan kepada wisatawan semakin profesional dan mampu meningkatkan daya tarik wisata arung jeram di Sungai Pekalen,” katanya.
Wisata arung jeram Sungai Pekalen sendiri selama ini dikenal sebagai salah satu destinasi unggulan di Kabupaten Probolinggo yang menawarkan panorama alam, tantangan jeram, serta pengalaman wisata petualangan yang diminati wisatawan domestik maupun mancanegara.
Melalui pelaksanaan uji kompetensi nasional tersebut, diharapkan sektor wisata arung jeram di Kabupaten Probolinggo semakin berkembang dan mampu memperkuat posisi daerah sebagai salah satu destinasi wisata petualangan unggulan di Indonesia.
Hery.



PROBOLINGGO, kabarbromo.com – Komitmen Pemerintah Kabupaten Probolinggo dalam mengelola anggaran kesehatan masyarakat kembali menjadi sorotan publik. Kali ini, paket Belanja Barang dan Jasa Bantuan Operasional Kesehatan (BOK) untuk Pengelolaan Pelayanan Kesehatan Gizi Masyarakat di Puskesmas Banyuanyar Tahun Anggaran 2026 senilai Rp264,3 juta memicu tanda tanya terkait tertib administrasi dan akuntabilitas pengadaan barang dan jasa pemerintah.
Kurniawan, peneliti anggaran Kabupaten Probolinggo, menilai klarifikasi tersebut justru membuka pertanyaan baru terkait validitas pelaksanaan program di awal Januari 2026.
PROBOLINGGO, kabarbromo.com – Dalam upaya meningkatkan pemahaman Aparatur Sipil Negara (ASN) mengenai mekanisme kepegawaian terbaru, Badan Kepegawaian dan Pengembangan Kompetensi Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Kabupaten Probolinggo menggelar kegiatan Sosialisasi Kenaikan Pangkat dan Penyusunan Penetapan Angka Kredit (PAK) Konversi melalui Aplikasi E-Kinerja.
Kegiatan yang berlangsung pada Selasa (19/5/2026) ini bertempat di Ruang Tengger Kantor Bupati Probolinggo, Kraksaan. Acara resmi dibuka oleh Plt. Kepala BKPSDM Kabupaten Probolinggo, Bapak Hari Kriswanto, S.Sos., dengan menghadirkan dua orang Analis Sumber Daya Aparatur dari Kantor Regional 2 Badan Kepegawaian Negara (Kanreg 2 BKN) Surabaya sebagai narasumber.
PROBOLINGGO, kabarbromo.com – Benarkah sistem rujukan BPJS Kesehatan antarwilayah di Kabupaten Probolinggo benar-benar tidak tersedia atau sebut saja “terkunci”? Ataukah justru ada persoalan birokrasi pelayanan yang membuat pasien harus berjuang sendiri demi mendapatkan hak pengobatan?
PROBOLINGGO, kabarbromo.com – Keberadaan bantuan Alat dan Mesin Pertanian (Alsintan) berupa traktor tahun 2013 milik Kelompok Tani (Poktan) Desa Tamansari, Kecamatan Kraksaan, Kabupaten Probolinggo, akhirnya terkonfirmasi. Pihak terkait menyatakan bahwa aset negara tersebut tidak raib, melainkan sedang berada di desa lain untuk menjalani perbaikan akibat mengalami kerusakan.

Kondisi “rongsokan berjalan” ini menjadi tamparan keras bagi Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Probolinggo. Pasalnya, berdasarkan dokumen Rencana Pengadaan tahun 2026, Negara sebenarnya telah mengalokasikan dana yang sangat fantastis untuk perbaikan sarana tersebut. Tercatat ada dua paket krusial, yakni Kode 63528552 senilai Rp120.000.000 dan Kode 63529659 senilai Rp100.000.000, yang secara spesifik diperuntukkan bagi pemeliharaan kontainer dengan uraian pekerjaan penggantian plat eser 3 mm.


